Persib Arema ridwan beto gonzales

Persib Bandung dan Arema Indonesia Cronus akan dipertemukan dalam lanjutan pertandingan Indonesia Super League (ISL). Jika tidak ada perubahan, laga ini akan digelar pada 13 April 2014. Lantas bagaimanakah kekuatan kedua tim dalam menghadapi laga ini?

Skuad Maung Bandung mempersiapkan diri dalam TC yang digelar di pantai Pangandaran. Walaupun dalam TC tidak diikuti oleh pemain yang terpanggil Timnas, namun untuk pertandingan menghadapi Arema pelatih Djajang Nurdjaman akan kembali menurunkan skuat terbaiknya.

“Tujuh pemain dipanggil Timnas, sehingga kita tidak bisa sama-sama. Tapi tetap saya akan turunkan komposisi terbaik yang kita miliki. Pasti itu dengan beberapa pertimbangan tentunya” ungkap Djadjang Nurdjaman, seperti yang dilansir situs resmi klub (Minggu, 6/4/14).

Pelatih yang akrab disapa Djanur itu menambahkan jika setelah semua pemain lengkap, waktu satu minggu dirasa cukup untuk kembali menyatukan kekompakan tim secara keseluruhan untuk menghadapi Arema.

“Kita punya waktu satu minggu, mungkin itu waktu yang cukup untuk memadukan pemain-pemain. Di seminggu terakhir kita gabung semua, setelah itu kita akan melihat posisi yang terbaik untuk menghadapi Arema” pungkas Djanur.

Sementara itu para pemain Arema Cronus tampaknya sangat mengapresiasi TC yang digelar tim pelatih di pantai Parangtritis. Meskipun menu yang diberikan oleh tim pelatih adalah menu maut, tapi tak sedikitpun ada keluhan dari penggawa Singo Edan.

Pemain asal Perancis, Thierry Gathuessi mengakui bahwa TC yang dihelat di pantai Parangtritis ini cukup berat. Pemain yang berposisi sebagai defender itu menyadari pentingnya TC kali ini, sebab Arema memang sedang bersiap-siap untuk menghadapi Persib Bandung.

“Saya belum pernah TC seperti ini di Arema. Baru tahun ini saya rasakan TC yang seperti ini, sangat keras dan berat” ungkap Thierry Gathuessi.

Apalagi Arema akan bertanding di kandang Persib, Stadion Si Jalak Harupat Soreang. Tentu saja mental dan fisik yang prima sangat dibutuhkan, agar Arema mampu menahan serangan Persib pada 13 April 2014 mendatang.

“Kita akan menghadapi pertandingan yang berat, tentu latihan kita harus jauh lebih berat. Saya senang dengan TC di pantai” pungkas Thierry Gathuessi.