Scroll to Top

Werewolf : Terpecahnya Misteri Manusia Berbulu Serigala

By angelberta / Published on Tuesday, 07 Jun 2011

Pada kisaran bulan Februari – Maret lalu, dunia dikejutkan oleh sosok  Supatra Sasuphan, gadis 11 tahun dari Bangkok, Thailand, karena kondisi tubuh dan wajah yang penuh akan rambut/bulu. Sesuatu hal yang tak lazim, namun ini adalah sebuah fakta dunia. Supatra mengalamai kelainan sejak dirinya lahir. Masyarakat Thailand biasa menyebut fenomena ini dengan julukan “Manusia Serigala”. Dan kini para ilmuwan telah menemukan jawaban perubahan genetik atas gangguan yang menyebabkan manusia mengalami pertumbuhan rambut tebal di wajah dan tubuhnya.

Hypertrichosis atau disebut “werewolf syndrome” adalah kondisi yang sangat langka. Kasus ini kurang dari 100 namun dunia mendokumentasikannya. Para peneliti mengetahui penyebab kelainan “Manusia Serigala” merupakan gangguan yang ada pada genetik keluarga yang dipengaruhi oleh hypertrichosis. Apakah itu?? Hypertrichosis adalah peningkatan pertumbuhan rambut yang berlebihan, alias tidak normal. Penyebabnya adalah mutasi genetik.

Hypertrichosis memiliki 2 jenis. Hypertrichosis umum terjadi pada seluruh tubuh, dan  Hypertrichosis lokal hanya terjadi pada sebagian anggota tubuh (kecuali daerah aksila dan kemaluan).  Dan pada bulan Maret kemarin, seorang gadis Thailandbernama Supatra Sasuphan masuk dalam Guinness Book of World Records sebagai hairiest child.

Kasus lain seperti seorang pria di Cina dengan hipertrikosis bawaan. Melalui sebuah penelitian Xue Zhang, seorang profesor genetika kedokteran di Peking Union Medical College menguji pria tersebut dan keluarganya. Xue Zhang dan ahli-ahli lainnya menemukan potongan ekstra gen pada kromosom X. Para peneliti juga melakukan penelitian pada salah satu keluarga di Meksiko, dan ternyata ditemukan juga potongan gen ekstra yang berbeda dengan pria dari Cina tadi. Lokasi ditemukannya pun sama, yaitu pada kromosom X.

 

Komentar Anda