Scroll to Top

Athletic Bilbao 3-1 Osasuna: Kebangkitan Pasukan Basque

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 18 Oct 2011

Athletic Bilbao 3-1 Osasuna

Membicarakan Athletic Bilbao, pasti membicarakan kebijakan mereka. Maklum, sejak dulu, Los Leones, demikian julukan mereka, senantiasa bertahan untuk mempergunakan pemain-pemain “berbau” Basque. Entah itu mengorbitkan pemain-pemain muda atau membeli pemain keturunan Basque dari klub lain.

Kalau dilihat dari sususan pemain Athletic Bilbao, cuma ada satu orang yang berasal dari luar Spanyol, yaitu Fernando Amorebieta (Venezuela). Namun, jangan salah. Amorebieta memiliki ayah-ibu orang Spanyol. Ia juga membela timnas Spanyol junior sebelum memutuskan berganti kewarganegaraan ke negara Hugo Chavez.

 

Awal Yang Buruk

Bicara Athletic Bilbao musim ini, bicara pula masalah inkonsistensi. Mereka tampil luar biasa di Europa League. Bilbao mencatat dua kemenangan dalam dua laga di Grup F.

Namun, di Liga Spanyol, pasukan Basque sempat tampil mengerikan. Para Singa Basque cuma mampu mencetak 1 poin dalam 4 laga awal. Posisi zona degradasi pun sempat dikecap.

Namun, pasca menahan seri tim yang sama-sama bermasalah di awal musim ini, Villarreal 1-1 di San Mames, kandang sendiri, keadaan berubah. Tercatat dalam tiga laga terakhir, Athletic Bilbao selalu menang. Termasuk dalam lanjutan La Liga pekan ketujuh saat mereka menumpas perlawanan Osasuna 3-1.

http://www.youtube.com/watch?v=mSZuq_SjXRY

 

Pembantaian Babak Pertama

Bukan Fernando Llorente yang membuka keunggulan Bilbao. Penyerang ini pun tak mencetak gol. Namun, Llorente menjadi aktor terjadinya gol pertama pasukan Basque.

Sang tumpuan harapan memberikan umpan kepada Iker Muniain. Sang sayap kiri berusia 18 tahun menjebol gawang Osasuna pada menit 30.

Tujuh menit berselang, Igor Gabilondo, salah satu pemain gaek Pasukan Basque menggandakan keunggulan.

Ketika tim tamu masih mengumpulkan tenaga dan sisa-sisa harapan, tuan rumah kembali menghukum mereka. Di ujung babak pertama, tendangan sudut Andoni Iraola ditanduk oleh Javi Martinez. 3-0, tenggelamlah Osasuna di 45 menit pertama.

 

Penutup Pekan Ketujuh

Babak kedua, keadaan memburuk bagi Osasuna. Roland Lamah mendapatkan dua kartu kuning dalam waktu 7 menit. Pertama di menit 63. Kedua, pelanggarannya terhadap Muniain tak lagi diampuni wasit. Lamah pun keluar lapangan dan menyisakan 10 pemain Osasuna.

Beruntung, Osasuna mampu mencetak gol hiburan di menit terakhir. Penalti Javad Nekounam setidaknya menunjukkan sedikit kegigihan timnya malam itu.

Dengan kemenangan ini, Bilbao melonjak lima tingkat ke posisi 11. Sebaliknya, Osasuna terjerembab ke posisi 15, tiga tingkat dari zona degradasi.

Pertandingan ini juga menjadi penutup pekan ketujuh La Liga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda