Scroll to Top

Liga Champions: Bayern Muenchen Bersiap Menjaga Rekor Tak Terbobol Lebih Dari 1100 Menit

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 18 Oct 2011

Bayern Muenchen Manchester City

Dua klub teratas di Liga Inggris dan Jerman, Manchester City dan Bayern Muenchen siap kembali berlaga di Grup A. Menghadapi lawan masing-masing, keduanya memiliki target berbeda.

 

Sensasi Pertama Kali

Tampil luar biasa di liga domestik, bahkan menjadi pemuncak klasemen, bukan berarti membawa Manchester City gemilang di Eropa.

Bahkan, di Liga Champions, mereka tampil di bawah performa terbaik. Hasil sekali menang dan sekali kalah hanya membuat mereka berada di peringkat ketiga Grup A. Di bawah Napoli dan Bayern Muenchen yang kantung belanjanya tak sebesar mereka.

The Citizens seolah gugup berlaga di ajang sebesar Liga Champions. Padahal, awak mereka juga bukan pemain baru di kompetisi terbesar di Eropa ini. Sederetan pemain belian, termasuk Samir Nasri dan Gael Clichy yang didatangkan musim ini, pernah merasakan tekanan hebat di ajang ini.

Roberto Mancini juga bukan pelatih yang pertama kali menangani tim untuk Liga Champions. Bandingkan dengan Walter Mazzarri dari Napoli yang lebih sukses.

 

Melawan Klub Yang Tengah Labil

Tentu rekor buruk dan kegugupan para pemain bintang Manchester City tak boleh terulang pada matchday 3. Apalagi, lawan mereka, “cuma” Villarreal yang dalam dua laga sebelumnya tak memetik satu poin dan satu gol pun.

Bertanding di Etihad Stadium, wajib bagi The Citizens untuk meraih tiga angka. Apalagi tiga kunci serangan: Edin Dzeko, Samir Nasri, dan David Silva tidak turun sebagai starter ketika City menumpas Aston Villa 4-1 akhir pekan lalu. Bahkan, cuma Silva yang dimainkan sebagai pemain pengganti.

Mario Balotelli bisa diharapkan menjadi penggedor pertahanan lawan yang dikomandoi kiper Diego Lopez. Penyerang bengal ini tengah dalam kondisi terbaik. Asal tidak melakukan aksi konyol lagi, Balotelli bisa berperan besar, bahkan dalam perjalanan City menciptakan sejarah musim ini.

Villarreal sendiri datang dengan pesimisme tinggi. Hingga saat ini, Giuseppe Rossi belum pernah menang dalam empat laga terakhir. Rasanya, memetik satu angka saja akan menjadi hasil positif bagi Kapal Selam Kuning.

 

Menjaga Rekor Manuel Neuer

Sementara itu, dalam pertandingan lain, dua pemuncak grup A akan bertemu. Napoli bersiap menjamu lawan yang lebih berpengalaman, Bayern Muenchen. Mantan klub Diego Maradona ini sudah mengorbankan liga domestik dengan kekalahan 1-2 di kandang akhir pekan lalu.

Pastinya, Edinson Cavani dkk. tidak mau melepas pertandingan ini. Lagipula, laga matchday 3 sangat prestisius. Menggebuk Muenchen yang merupakan finalis dua musim lalu, akan menyuntikkan moral luar biasa bagi publik San Paolo.

Sebaliknya, Bayern Muenchen melawat dengan optimisme tinggi. Kapten tim, Philip Lahm, yakin FC Holywood akan memetik kemenangan ketiga dalam pentas Liga Champions musim ini. Kalau perlu, dengan margin dua gol seperti dua matchday sebelumnya.

Lagipula, gawang Manuel Neuer masih perawan dan semakin mendekati rekor Danny Verlinden sebagai kiper terlama tidak terbobol di Eropa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda