Scroll to Top

Preview Grup B Liga Champions: Kehancuran Internazionale Berlanjut di Eropa?

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 18 Oct 2011

Lille Internazionale

Kutukan apa yang tengah menimpa Inter Milan? Di liga domestik, mereka hancur lebur. Bermain enam kali, 4 kali mantan peraih scudetto lima kali berturut-turut ini tumbang. Berkutat tipis di atas zona degradasi jelas tidak pantas untuk tim yang musim ini bisa memboyong Diego Forlan ke Giuseppe Meazza.

Di Liga Champions, keadaan tak lebih baik. Bermain dua kali, Inter cuma sekali menang di kandang CSKA Moskwa 2-3. Di matchday 1, mereka dipermalukan oleh Trabzonspor di Giuseppe Meazza 0-1.

Maka, bertandang ke markas Lille, rasanya kekalahan kembali terbayang. Selain, terbobol 13 gol dalam enam pertandingan terakhir, Internazionale juga mencatat lima kekalahan dalam delapan laga musim ini.

Lille memiliki segalanya untuk menang. Mereka masih menguasai Ligue 1 (Liga Prancis). Mereka juga hanya kalah sekali dalam 31 pertandingan terakhir, meski kebanyakan terjadi di tingkat domestik. Hasil dua kali seri di Liga Champions mesti dikonversi menjadi kemenangan kali ini.

Duo pemain kunci, Eden Hazard dan Joe Cole, diturunkan sebagai pemain cadangan dalam pertandingan liga domestik kemarin. Untungnya, Lille tetap berhasil mengatasi AJ Auxerre 1-3.

Sebaliknya, Inter kehilangan Walter Samuel yang cedera. Untungnya Christian Chivu dan Wesley Sneijder bisa kembali ke lapangan. Sneijder adalah tipikal pemain yang bisa mengubah keadaan dan hal inilah yang diharapkan oleh Ranieri di Lille.

Hasil seri bagi Internazionale cukup realistis. Namun, apakah Lille rela kehilangan poin lagi?

 

Peluang Melewati Tim Unggulan

Dalam pertandingan, sesama tim “inferior” di Grup B, bertemu. CSKA Moskow yang ada di dasar klasemen, berhadapan dengan Trabzonspor sang pemuncak. CSKA Moskow tentu berharap Trabzonspor tidak menampilkan kejutan seperti dalam dua laga sebelumnya.

Bertanding dua jam 45 menit sebelum kick off Lille-Internazionale bisa menjadi keuntungan tersendiri bagi kedua tim. Setidaknya, semangat memetik tiga angka lebih terbuka tanpa bergantung pada tim lain di klasemen sementara. Namun, harus diakui CSKA Moskwa lebih memiliki kans di Luzhniki.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda