Scroll to Top

Di Frietmuseum, Kuliner Kentang Goreng Diabadikan

By Ilham Choirul / Published on Tuesday, 18 Oct 2011

museum kentang Frietmuseum

Kuliner menjadi bagian dari peradaban manusia. Maka, tidak heran jika akhirnya muncul gerakan untuk mendokumentasikan sejarah kuliner. Di Belgia, berdiri sebuah museum yang semua isinya bercerita tentang kentang goreng atau biasa disebut french fries.

Museum ini bernama Frietmuseum. Pendirinya adalah keluarga Cedric dan Van Belle. Museum yang buka setiap hari mulai pukul 10 pagi sampai 5 sore ini, menempati gedung Saaihalle di Bruges, Belgia. Gedung tersebut salah satu bangunan bersejarah dari abad 14.

Dari museum ini mungkin Anda baru mengetahui jika french fries sebenarnya makanan asli Belgia. Selama ini, dengan melihat namanya, banyak orang yang terkecoh dengan beranggapan kentang goreng asalnya dari Prancis.

museum kentang Frietmuseum

Selain itu, teknologi pengolahan kentang dari cara  sederhana, banyak dilakukan di Amerika Selatan. Seiring majunya zaman, pengolahan pun beralih dengan cara modern. Semua informasi  sejarah ini bisa Anda dapatkan di Frietmuseum. Termasuk, Anda pun akan tahu bagaimana bumbu gurih yang menggoyang lidah pada kentang goreng itu ditambahkan.

Jika restoran cepat saji menyuguhkan kentang goreng bersama ayam gurih, maka Frietmuseum justru menyarankan Anda makan kentang goreng ala Belgia. Yaitu,  “Bersama dengan cokelat Belgia yang lezat, kentang goreng Belgia adalah produk yang paling karakteristik dari keahlian kuliner Belgia,” tulis Frietmuseum dalam situsnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda