Scroll to Top

Hasil Liga Champions: Barcelona Hanya Menang 2-0 Atas Viktoria Plzen

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 20 Oct 2011

Barcelona 2-0 Viktoria Plzen

Menguasai 71% ball possessions. Melepaskan 17 shots on target sedangkan sang lawan bahkan tak pernah melakukan tembakan. Cuma nasib siallah yang membuat Barcelona hanya menang 2-0 atas Viktoria Plzen.

 

Keajaiban Andres Iniesta

Barcelona seakan bisa mengulang prestasi menggasak BATE Borisov di matchday 2. Kala itu, Azulgrana mencukur BATE dengan skor telak 0-5. Kali ini, semua berjalan sempurna di menit 10.

Semua orang akan sependapat, ini adalah salah satu gol paling berkelas di Liga Champions. Memainkan umpan satu-dua dengan Lionel Messi, Andres Iniesta masuk ke kotak penalti lawan. Kaki kanannya digunakan untuk mencongkel bola demi menipu bek Viktoria Plzen. Lalu, kaki kiri gelandang timnas Spanyol ini mengirimkan gol ke gawang Marek Cech.

 

Tim Terproduktif

Satu gol tidak akan pernah cukup. Sepanjang sisa pertandingan, Barcelona terus membanjiri gawang Cech dengan tembakan demi tembakan. Namun, kesialan para penyerang Azulgrana berlanjut.

Akhirnya, David Villa muncul sebagai penentu angka. Menggiring bola dari tengah lapangan, dikirimkannya umpan kepada Lionel Messi. Sang dewa terjatuh oleh defender Viktoria Plzen, tapi bola mengarah kepada Villa yang tanpa ampun menembakkannya ke gawang Cech. 2-0 di menit 82.

Meskipun cuma menang dengan margin 2 gol, Barcelona menjadi tim terproduktif hngga matchday 3. 9 gol yang mereka buat hanya bisa dikejar oleh Real Madrid dan Chelsea (8 gol). Sayang, Azulgrana mesti berbagi dengan AC Milan sebagai pemuncak klasemen Grup H karena Rossoneri mampu mengatasi BATE Borisov dengan skor sama, 2-0.

 

Ibrahimovic Pemain “Sial”

Seperti sang tetangga sekaligus adik, Internazionale, Milan bermuka dua. Mereka tampil baik di Liga Champions, tapi setengah babak belur di liga domestik. Untunglah akhir pekan lalu Rossoneri mampu menang Palermo 3-0. Hasil ini membawa pasukan Max Allegri naik ke peringkat 13.

Melanjutkan trend positif, Zlatan Ibrahomovic membuka keunggulan Milan di menit 33. Umpan Ignazio Abate yang tidak sempurna dipotong Artyom Radkov, dimanfaatkannya untuk mencetak gol kedua musim ini. Sekaligus, membuka jalan bagi penyerang Swedia ini untuk merengkuh trofi Liga Champions.

Dahulu, Ibrahimovic rela pindah ke Barcelona demi mendapatkannya. Namun, apa mau dikata. Justru klub yang ditinggalkannya, meraih gelar juara semusim setelah Ibra hengkang.

Kejadian serupa terjadi tahun lalu. Ia pindah ke AC Milan. Namun, lagi-lagi, klub yang ditinggalkan Ibrahimovic, kembali menjadi juara. Barcelona berjaya dengan menekuk Manchester United 3-1 di final Liga Champions 2010/2011.

 

AC Mlan Pemuncak Klasemen

Gol kedua lahir dari  Kevin-Prince Boateng. Kali ini, berkat Alberto Aquilani.

Pemain berusia 27 tahun ini boleh dibuang Liverpool. Namun, ia memang menemukan kualitas ketika berada di tim Italia. Aquilani mengirimkan umpan diagonal ke arah saudara Jerome Boateng ini.

Boateng pun melepaskan tembakan kencang yang menaklukkan Aleksandr Gutor di menit 70. Sekaligus, membawa timnya memuncaki klasemen Grup H.

http://www.youtube.com/watch?v=uXP2Jq-kOZ0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda