Scroll to Top

Laga Diwarnai Petasan, Sevilla Didenda 54 Juta Rupiah

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 21 Oct 2011

Di Liga Indonesia, kita terbiasa melihat penonton yang bisa duduk hingga di belakang gawang. Kembang api diluncurkan ketika tuan rumah mencetak gol atau menang, adalah hal biasa. Namun, hal ini tidak akan pernah terjadi di liga-liga Eropa.

Setiap tindakan penonton yang bisa melecut kerusuhan atau ancaman khalayak umum, akan langsung diberi sanksi tegas. Hukuman ini tidak hanya berlaku untuk penonton, tapi juga panpel (panitia pelaksana) laga sepakbola.

 

Gara-gara Petasan Menyala

Petasan Sevilla-Sporting GijonBaru-baru ini Sevilla baru saja mendapatkan denda sebesar 4500 euro. Fans mereka kedapatan menyalakan petasan dalam pekan ketujuh Liga Spanyol Minggu lalu. Kala itu, Sevilla sukses menaklukkan Sporting Gijon, tim terbawah di klasemen La Liga, dengan skor 2-1.

Sevilla sendiri sebenarnya layak mengeluarkan protes demi keadilan. Mengingat, pada pekan keenam, mereka sempat dipermalukan ketika bertandang ke Atletico Madrid. Bermain di Vicente Calderon, para pemain Sevilla mesti mendengarkan lagu-lagu ofensif para fans Atletico Madrid terhadap Antonio Puerta.

Antonio Puerta adalah pemain Sevilla yang meninggal pada 28 Agustus 2007. Sehari sebelumnya, ia sempat berlaga dalam pertandingan Sevilla melawan Getafe. Puerta sempat pingsan di lapangan untuk kemudian ditandu keluar. Ia bahkan sempat berjalan ke ruang ganti sebelum akhirnya dirawat di rumah sakit dan meninggal.

Semestinya, para fans Atletico Madrid yang menyanyikan lagu ofensif tersebut, layak mendapatkan hukuman mengingat Puerta adalah ikon dalam sepakbola Spanyol. Perjuangannya hingga detik terakhir untuk sepakbola banyak dikagumi oleh berbagai kalangan.

 

Tidak Boleh Menonton Laga Sepakbola Setahun

Hukuman juga berlaku untuk dua fans klub lokal dalam Piala Raja (Copa del Rey). Ada seorang fans yang menghina dan mengancam polisi saat pertandingan Albacete vs Deportivo Alaves digelar. Fans tersebut didenda 4000 euro dan tidak boleh mendatangi stadion olahraga apa pun selama 12 bulan. Albacete memenangkan pertandingan tersebut 1-0. Mereka akan melawan Atletico Madrid pada babak selanjutnya.

Penonton lain yang tidak disebutkan namanya, juga didenda 3500 euro dan tidak boleh menonton pertandingan secara langsung selama 6 bulan. Ia diyakini tidak mematuhi instruksi polisi ketika laga Mirandes-Logrones digelar.

Pertandingan itu sendiri dimenangi Mirandes dengan skor 3-1. Mirandes akan berhadapan dengan Villarreal pada babak 32 besar Copa del Rey.

 

Real Betis vs Rayo Vallecano Berisiko Tinggi

Mobil Polisi Terbakar dalam laga Rayo Vallecano-Real Betis

Selain itu, pertandingan antara Real Betis melawan Rayo Vallecano yang akan dilangsungkan Minggu, 23 Oktober 2011 dinyatakan berisiko tinggi.

La Comisión Permanente de la Comisión Estatal contra la Violencia, el Racismo, la Xenofobia y la Intolerancia en el Deporte (Komisi Tetap Negara terhadap Kekerasan, Rasisme, Xenophobia, dan Intoleransi dalam Olahraga) tidak berani menjamin keamanan jika klub asal Sevilla dan Madrid itu bertemu.

Pada Maret 2010, ada 47 orang bentrok sebelum pertandingan keduanya. Lalu, Maret 2011, sebuah mobil polisi terbakar di Madrid karena laga yang sama, dengan tuan rumah Rayo Vallecano.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda