Scroll to Top

Laci Sayur di Kulkas Bisa Jadi Tempat Terjorok

By Ika / Published on Friday, 21 Oct 2011

lemari esLaci sayur (salad drawer) di dalam lemari es yang digunakan sebagai tempat penyimpanan bahan makanan ternyata bisa menjadi sarang bakteri merugikan. Sebuah tes dilakukan untuk mengetahui seberapa banyak bakteri yang ada di dalam salah satu bagian lemari es ini. Hasilnya, dalam laci penyimpanan sayur bisa mengandung bakteri 750 kali lipat dari jumlah bakteri yang dianggap dalam taraf aman.

Bakteri merugikan seperti E.coli, salmonella, dan listeria adalah beberapa jenis bakteri yang bisa ditemukan dalam tes tersebut. Jadi bisa Anda bayangkan, seperti apa kualitas bahan makanan yang Anda simpan di dalam laci sayur. Hal ini tentu saja bisa berdampak pada kesehatan keluarga.

Pengujian jumlah bakteri dilakukan pada 30 laci sayur dalam kulkas yang ada di beberapa rumah. Dalam tes tersebut, rata-rata laci sayur memiliki 7.850 bakteri cfu/cm² (colony-forming unit per square centimetre). Padahal, standar jumlah bakteri untuk tempat penyimpanan makanan seharusnya hanya 0-10 cfu/cm².

Paul McDonnell dari Microban Europe mengatakan bahwa tujuan dari lemari es adalah untuk menyimpan makanan serta meminimalisir kemungkinan pertumbuhan bakteri dan jamur. Namun bila lemari es tidak rutin dibersihkan, tentu saja bakteri atau jamur akan berkembang biak dengan leluasa.

“Lemari es sangat berguna ketika cuaca panas. Namun suhu lingkungan yang panas juga berarti adanya kemungkinan perkembangbiakan bakteri yang tinggi. Suhu rendah dalam kulkas hanya menghambat pertumbuhan bakteri apabila disertai pembersihan kulkas secara rutin. Bila bakteri berada di bagian yang kotor dan jarang dibersihkan, mereka cenderung untuk berkembang biak,” kata McDonnell sebagaimana dikutip Sidomi News dari Daily Mail.

Jadi agar bahan makanan Anda tetap fresh dan terjaga dari bakteri jahat, pastikan untuk selalu membersihkan lemari es Anda, terutama bagian laci sayur yang diduga menjadi sarang bakteri paling banyak di dalam kulkas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda