Scroll to Top

Sporting Gijon 2-0 Granada: Kemenangan Perdana Klub Dasar Klasemen

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 23 Oct 2011

Sporting Gijon 2-0 Granada

Dua klub papan bawah bertemu. Hampir semua orang akan melewatkan pertandingan Sporting Gijon melawan Granada semalam. Namun, mereka yang bersimpati pada kedua tim ini bisa jadi berpikiran lain.

Keduanya sama-sama memiliki rekor masa lalu yang apik. Sporting Gijon termasuk dalam salah satu klub tertua di Liga Spanyol musim ini. Sementara, Granada adalah salah satu klub elite tahun 1970-an.

 

Posisi Yang Kurang Layak

Saat ini, Gijon berada di zona degradasi. Sebelum laga, kondisi mereka sangat mengenaskan: berada di dasar klasemen. Tampil 7 kali, mereka cuma bisa memetik sekali hasil imbang. Selebihnya kalah.

Padahal, dalam dua laga terakhir, mereka menunjukkan peningkatan. Gijon hanya kalah beruntung saat melawan Barcelona 0-1. Pada pekan ketujuh, mereka diempaskan tuan rumah Sevilla 2-1.

Maka, melawan Granada, kemenangan wajib diraih. Apalagi, Granada juga tak lebih sebagai klub debutan. Sporting Gijon pun tampil habis-habisan. Setidaknya, pada babak pertama.

 

Keajaiban Babak Pertama

David Barral langsung menghentak pada menit keenam. Menerima umpan di kotak penalti, ia mengecoh bek lawan dengan satu gerak tipu. Ketika peluang menembak lebih terbuka dilesatkannya tendangan yang menaklukkan Roberto, kiper Granada, pada tiang dekat. Gol ini langsung disambut histeris oleh fans Sporting Gijon.

Sore bagi Roberto semakin kelabu pada menit 42. Alberto Lora, gelandang Sporting, melepaskan umpan silang ke kotak penalti. Seperti hendak menangkap katak, bola malah lolos dan membentuk bek sendiri. Sialnya, bola muntahan aksi Roberto itu mengarah kepada Andre Castro yang segera menjebol gawang tim tamu.

 

Rekor Baru

Sepanjang liga, sebelum laga ini, Gijon cuma bisa mencetak 3 gol dalam 7 pertandingan. Rata-rata, mereka cuma memasukkan 0,42 gol per laga. Namun, kini, dua gol tercetak dalam 42 menit. Siapa yang tidak ingin mempertahankan skor?

Alhasil, babak kedua tak lebih dari aksi membuang waktu. Granada berhasil memaksakan keunggulan ball posssession hingga 59% banding 41%. Jumlah tembakan mereka juga lebih banyak, 19 banding 15.

Kiper Sporting, Juan Pablo Colinas juga mesti bekerja lebih keras di babak kedua. Namun, kepastian meraih 3 angka pertama tak terbendung lagi. Sporting pun melesat dari peringkat 20 ke posisi 19. Sementara, Granada tetap tak berkutik di peringkat 18.

 

Terbantu Espanyol

Kemenangan Sporting ini juga terbantu oleh hasil dalam laga lain. Espanyol mampu menggasak tuan rumah Racing Santander dengan skor tipis 0-1. Klub kedua Catalan mesti berterima kasih kepada Sergio Garcia yang memecahkan kebuntuan di menit 59.

http://www.youtube.com/watch?v=cAC68Z3j0Do

Saat ini, Santander menjadi satu-satunya tim yang belum pernah menang di La Liga 2011/2012. Wajar jika mereka berada di dasar klasemen. Sebaliknya, Espanyol melesat ke peringkat delapan sambil berharap para pesaing mereka seri atau kalah pada laga Minggu malam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda