Scroll to Top

Kalah 0-2 dari Irlandia, Rekor Italia Rusak

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 09 Jun 2011

Ada beberapa catatan di balik kekalahan Italia dari Republik Irlandia 0-2 dalam pertandingan ujicoba pada 7 Juni 2011 kemarin. Bukan karena tim asuhan Cesare Prandelli tersebut tampil sangat buruk. Bukan pula karena pertandingan persahabatan tidak lebih penting daripada kemenangan Italia di babak kualifikasi Euro 2012.

 

“Balas Dendam” Trapattoni

Republik Irlandia yang mengandaskan mereka di Liege, Belgia, sebenarnya diarsiteki yang tidak akan asing di telinga penggemar sepakbola Italia. Siapa lagi kalau bukan Giovanni Trapattoni.

Mr. Trapp, demikian ia biasa disapa, adalah pelatih yang lama menangani Fiorentina. Ia juga pernah didapuk untuk melatih timnas Italia pada 2000 hingga 2004. Saat melatih Gli Azzurri, prestasi Mr. Trapp sebenarnya cukup gemilang.

Ia mampu mengantarkan Italia ke babak 16 besar Piala Dunia 2002. Kegagalannya lebih karena faktor wasit yang berat sebelah kepada Korea Selatan. Pada Euro 2004, Trapattoni lebih sial lagi. Italia gagal lolos ke babak perempat final hanya karena kalah selisih gol dari Swedia dan Denmark (ketiganya memiliki nilai sama, 5).

Kembali ke hasil pertandingan, kekalahan Italia dari Republik Irlandia kemarin seolah menjadi pembuktian bagi Mr. Trapp bahwa ia adalah orang spesial. Ia tengah membuka mata pengurus FIGC bahwa Trapattoni mampu menyepuh tim kelas dua seperti Republik Irlandia untuk menaklukkan negaranya sendiri; yang sekarang duduk di peringkat 9 FIFA.

 

Gagal Melanjutkan Rekor

Di samping faktor Mr. Trapp, kekalahan Italia ini juga merusak kegemilangan Italia di tangan Cesare Prandelli. Di tangannya, Italia tidak kalah dalam sembilan pertandingan terakhir (6 kali menang dan 3 kali kalah). Satu-satunya kekalahan Italia di bawah asuhan Prandelli adalah saat pertama kali ia menangani Gli Azzurri. Kala itu Italia dihempaskan Pantai Gading dengan skor 0-1.

Apakah kekalahan ini akan menjadi pertanda buruk bagi tim Italia? Apakah kekalahan ini juga akan mengganggu perjalanan mereka ke Euro 2012? Pertandingan berikutnya masih cukup lama, 10 Agustus. Kala itu, Italia akan menjajal kemampuan sang Juara Eropa dan Dunia, Spanyol.

 

 

Komentar Anda