Scroll to Top

Dihukum Tiga Bulan, Irfan Bachdim Tetap Mendukung Timnas dari Twitter

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 25 Oct 2011

Irfan Bachdim

Irfan Bachdim akhirnya mesti menerima sanksi berat atas tindakannya mangkir dari latihan timnas U-23 menjelang SEA Games. Suami Jennifer Kurniawan ini dilarang melakukan aktivitas sepakbola di lingkungan PSSI selama tiga bulan sejak Senin, 24 Oktober 2011 kemarin.

Wakil Ketua Komite Disiplin PSSI, Tjatur Agus Saptono menegaskan bahwa hukuman ini diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pemain timnas. Dengan demikian, siapa pun yang kelak dipanggil ke Timnas Garuda tidak akan berpura-pura atau banyak alasan.

Keputusan Komdis PSSI ini menggulirkan dua isu. Pertama, masalah ketegasan. Kedua, masalah keadilan.

 

Yakinkah Akan Tetap Dijalankan?

Berkaitan dengan masalah ketegasan, sejak era Nurdin Halid, sudah banyak pemain dan klub yang dikenai sanksi berat. Namun, ujung-ujungnya, terjadi pengurangan hukuman yang tiba-tiba.

Kasus nyata terjadi pada Cristian Gonzales. Pemain yang dahulu dikenal sangat temperamental ini sering mendapatkan keajaiban lolos dari hukuman PSSI. Misalnya, pada Liga Indonesia 2004, ia dihukum tak boleh tampil selama setahun oleh Komdis PSSI karena memukul pengurus Persita Tangerang. Namun, hanya 6 bulan kemudian, ia bebas.

Kasus terakhir untuk Gonzales terjadi pada November 2008. Ia dilarang bermain selama setahun karena memukul bek PSMS, Erwinsyah Hasibuan. Uniknya, tiga bulan kemudian, Gonzales sudah bisa bermain lagi berkat pengampunan Nurdin Halid.

 

Bagaimana dengan Boaz Sollosa?

Bukan tidak mungkin kejadian yang sama akan terulang pada Irfan Bachdim. Apalagi jika kelak timnas SEA Games tampil buruk. Ujung-ujungnya, pengurangan hukuman akan diwujudkan demi “menyelamatkan persepakbolaan” Indonesia.

Kedua, masalah keadilan. Boaz Sollosa “tidak tersentuh hukuman” atas alasan yang mirip. Banyak yang menduga, karena peran sentral Boaz di lapangan bagi timnas, ia aman. Ibaratnya, jika Boaz mendapatkan “sanksi” seperti ketika era Alfred Riedl —tidak dipanggil ke timnas—, risiko menghadang timnas.

 

Tetap Mendukung Timnas

Yang jelas, Irfan Bachdim selalu berusaha meluruskan masalah. Ketika isu menyeruak bahwa ia malas bermain di timnas, Irfan menulis di akun twitternya bahwa yang terjadi hanyalah masalah miskomunikasi.

[blackbirdpie id=”126578377057505280″]

 

 

Kini, hanya beberapa jam setelah dijatuhi hukuman, Irfan kembali menyatakan dirinya mendukung timnas. Sayang, kali ini mungkin karena ia digaji oleh salah satu produk shampoo ternama.

[blackbirdpie id=”128349424266125312″]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda