Scroll to Top

Bermain di Luar Rumah Bisa Membuat Anak Terhindar Dari Rabun Jauh

By Ika / Published on Tuesday, 25 Oct 2011

wear glasses

Seorang anak memang sebaiknya bermain di luar rumah daripada terus-menerus berada di dalam rumah. Selain bisa bersosialisasi dan membuat mereka selalu aktif bergerak, ternyata bermain di luar rumah juga mampu melindungi penglihatan mereka dari ancaman rabun jauh.

Sebuah studi menunjukkan bahwa seorang anak yang jarang keluar rumah lebih rentan terhadap miopi atau rabun jauh dibandingkan dengan mereka yang sering menghabiskan banyak waktu di luar rumah.

Menurut para ahli, rabun jauh memang sering menimpa anak-anak atau remaja. Penyebabnya bisa berbagai hal, misalnya karena faktor keturunan maupun aktivitas yang membuat mata melihat terlalu dekat, misalnya membaca buku. Namun jarang menghabiskan waktu di luar rumah juga bisa ikut menambah resiko rabun jauh pada anak-anak.

Seorang peneliti bernama Dr.Justin Sherwin mengungkapkan bahwa penglihatan yang baik mungkin ada kaitannya dengan penangkapan sinar UV dari matahari oleh mata. Diduga bahwa ada zat kimia yang ikut mengontrol penglihatan mata dan zat kimia ini terpengaruh oleh sinar UV. Semakin banyak cahaya yang diterima, diperkirakan penglihatan akan semakin membaik.

Sebagaimana dikutip Sidomi News dari Daily Mail, Dr.Sherwin juga menambahkan bahwa rabun jauh memang dipengaruhi banyak hal, termasuk adanya kemungkinan bahwa jarang berada di luar rumah akan menurunkan kesempatan untuk mendapatkan asupan vitamin D. Ia menduga bahwa kurangnya vitamin D bisa meningkatkan resiko rabun jauh.

Ada pula spekulasi lain bahwa dengan berada di luar rumah, seseorang bisa lebih sering melihat benda-benda dalam jarak yang jauh. Hal ini bisa merelaksasi otot-otot mata yang terlalu sering melihat benda dalam jarak dekat. Selain itu, dengan membiarkan anak-anak bermain keluar rumah berarti mengurangi waktu mereka untuk bermain game atau komputer, di mana permainan-permainan modern seperti itu juga ikut meningkatkan resiko rabun jauh pada anak-anak karena biasanya mereka melihat terlalu dekat dan terlalu lama pada layar komputer.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda