Scroll to Top

PSSI Sudah Mencabut Mandat PT Liga Indonesia Sejak Agustus 2011

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 25 Oct 2011

Djohar Arifin

Klub-klub yang berniat untuk menciptakan “liga ilegal” dengan peserta legal, Indonesian Super League musim mendatang, telah ditodong oleh PSSI hari ini.

 

Sudah Dua Bulan

Melalui situs resmi Liga Prima Indonesia, PSSI menyatakan sudah mencabut mandat PT Liga Indonesia, badan yang menangani ISL selama ini. Artinya, dalih apa pun yang dikeluarkan oleh para penentang Indonesian Premier League, akan berujung pada kesalahan.

Pencabutan mandat PT Liga Indonesia (PT LI) itu sendiri sudah tertuang dalam SK Nomor SKEP/21/JAH/VIII/2011. Surat ini ditandatangani sang ketua PSSI, Djohar Arifin Husin pada 22 Agustus 2011. Surat ini sudah berlaku sejak tanggal ditetapkan. Dengan demikian, kengototan para klub dan beberapa pengurus PSSI yang menyempal, tidak akan berlaku.

Dalam surat tersebut, dinyatakan bahwa PT LI sudah tidak memiliki kewenangan apa pun tentang kompetisi profesional. Dalam hal ini, tentu merujuk pada Indonesian Super League.

 

Pemutarbalikan Fakta

Selama ini, rencana K-14 menyelenggarakan ISL musim depan terdorong oleh “kenyataan bahwa” PT LI belum dibubarkan dalam sebuah kongres.

Konyolnya, surat ini sudah beredar ke Komite Eksekutif PSSI, Pengprov (Pengurus Provinsi) PSSI di seluruh Indonesia, dan semua klub sepakbola yang merupakan anggota PSSI.

Artinya, ada pemutarbalikan fakta, entah oleh siapa, di lapangan. Mungkin saja para pengurus klub yang menentang IPL tidak membaca surat tersebut lalu menyimpulkan sendiri. Mungkin pula, surat tersebut tidak digubris karena tidak melalui jalur “pemulusan uang” atau jalur ramah-tamah dengan para petinggi klub tadi.

 

Digelar Oktober Demi Menghindari Sanksi AFC

Liga Primer Indonesia sendiri sudah bergulir sejak 15 Oktober 2011 lalu. Dalam hal ini, PSSI tampaknya hanya mengejar setoran agar tidak didenda oleh AFC. Maklum, AFC sempat memberitahu bahwa minimal sudah ada satu pertandingan pada 14 Oktober lalu, meskipun akhirnya bergeser satu hari.

Laga pembuka IPL sendiri, Persib melawan Semen Padang yang berakhir dengan skor 1-1, oleh para penentang IPL disebut sebagai pertandingan ujicoba semata.

 

Ada Manuver Lain?

Menarik untuk melihat, manuver apa yang akan dilakukan oleh K-14 dan para pengurus “tak loyal” PSSI mengenai pernyataan resmi PSSI ini.

Jika terbukti ada fakta yang dihapus oleh K-14 dan “pembangkang” PSSI, jelas bahwa ISL musim depan, apa pun bentuknya, ilegal dan bisa membuat Indonesia terancam skorsing. Ingat saja tentang Liga Primer Indonesia musim lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda