Scroll to Top

Perang Bintang Djarum ISL 2010-2011

By Wan Faizal / Published on Thursday, 09 Jun 2011

Setelah memastikan gelar juara Indonesia Super League (ISL) 2010-2011, kini Persipura akan melakoni satu laga bergengsi lain. Yakni “Perang Bintang Djarum ISL 2010-2011″.

Pertandingan ini akan mempertemukan Persipura melawan pemain-pemain pilihan di ISL 2010-2011 yang dinilai telah menampilkan performa terbaik sepanjang musim. Pertandingan ini nantinya akan dilangsungkan di markas Tim Mutiara Hitam, Stadion Mandala Jayapura pada 26 Juni mendatang.

“Liga sejak tahun lalu telah menetapkan bahwa pertandingan perang bintang akan dilaksanakan di kandang tim juara dan ini akan menjadi semacam tradisi yang setidaknya membuat seluruh tim akan berlomba menjadi juara kompetisi Djarum ISL karena tentunya merupakan kebangaan dan kehormatan tersendiri bagi tim juara tersebut menggelar pertandingan Perang Bintang,” ungkap CEO PT Liga, Joko Driyono.

Lewat sebuah tim bernama Technical Study Group, saat ini telah terjaring 64 nama pemain, baik lokal maupun asing yang dianggap tampil baik sepanjang musim ini. Dari jumlah ini nantinya hanya akan terpilih 18 pemain, yang terdiri dari dua kiper, enam pemain belakang, enam pemain tengah, dan empat pemain depan. Penentuan nama-nama pemain yang terpilih nantinya akan dilakukan oleh para fans dengan cara mengirimkan SMS.

Rangkaian acara Perang Bintang Djarum ISL 2010-2011 ini nantinya akan diisi acara Gala Dinner dengan mengundang seluruh kontestan ISL 2010-2011. Selain itu juga akan dilangsungkan acara  inagurasi dengan memberikan penghargaan kepada tim juara, runner-up, peringkat III, top skor, pemain terbaik, tim Fair Play, dan wasit terbaik.

Laga penutup ISL 2010-2011 ini nantinya akan disiarkan secara langsung oleh ANTV pada Minggu, 26 Juni 2011 mulai pukul 17.30 WIT, atau 15.30 WIB.

Berikut adalah nominasi Tim All-Star:

Kiper: Ferry Rotinsulu (Sriwijaya FC), Kurnia Meiga (Arema), Markus Horison (Persib), Syamsidar (Semen Padang), I Made Wardhana (Pelita Jaya), M. Yasir (Persijap)

Belakang: Claudiano Alves (Sriwijaya FC), Banaken Bossoken (PSPS), Christoper Ross Doig (Pelita Jaya), David Pagbe (Semen Padang), Gunawan Dwi Cahyo (Sriwijaya FC), Edi Hafid (Pelita Jaya), Maman Abdurrahman (Persib), Thierry Gattusi (Sriwijaya FC), Evaldo Silva (Persijap), Mijo Dadic (Persiba), Herman Abanda (Persib), Park Chul Hyung (Semen Padang), Purwaka (Arema), Wildansyah (Persib), Zulkifli Syukur (Arema)

Tengah: Ahmad Bustomi (Arema), Arif Suyono (Sriwijaya FC), Egi Melgiansyah (Pelita Jaya), Dendi Santoso (Arema), Esteban Vizcarra (Semen Padang), Eka Ramdani (Persib), Ferdinand Sinaga (Persiwa), Esteban Guillen (Arema), Ismed Sofyan (Persija), Boakay Eddy Foday (Persiwa), Joko Sasongko (Pelita Jaya), Mahardiga Lasut (Sriwijaya FC), Oliver Makor (Persija), Miljan Radovic (Persib), M. Ridwan (Sriwijaya FC), M. Nasuha (Persija), M. Ridhuan (Arema), Ponaryo Astaman (Sriwijaya FC), M. Ilham (Persija), Roman Chmelo (Arema), Ronald Fagundes (Persisam), Supardi (Sriwijaya FC), Syamsul Chaerudin (Persija), Zulham Zamrun (Persela)

Depan: Hilton Moreira (Persib), Agu Casmir (Persija), Alberto Goncalves (Persijap), Cristian Gonzales (Persib), Budi Sudarsono (Sriwijaya FC), Bambang Pamungkas (Persija), Shogei Matsunaga (Persib), Edward Junior Wilson (Semen Padang), Aldo Barreto (Persiba), Greg Nwokolo (Persija), Herman Dzumafo (PSPS), Julio Lopez (Persisam), Jajang Mulyana (Sriwijaya FC), Noh Alam Shah (Arema), Marcio Souza (Deltras), Safee Sali (Pelita Jaya), Yongki Aribowo (Arema), Airlangga Sucipto (Persib)

Komentar Anda