Scroll to Top

Belanda Segera Hentikan Penggunaan Hewan Sebagai Objek Percobaan

By Ilham Choirul / Published on Monday, 31 Oct 2011

hewan percobaan

Lazim diketahui, binatang sering dipakai untuk uji coba berbagai bentuk penelitian oleh manusia. Tikus, kelinci, dan jenis primata adalah hewan yang kerap dipilih menjadi korban. Anatomi tubuh mereka dianggap menyerupai manusia. Mereka dijadikan sampel uji terhadap berbagai reaksi obat-obatan atau senyawa kimia lainnya untuk diketahui efeknya. Alasannya, tentu saja, demi kemajuan ilmu pengetahuan dan tujuan komersial.

Gerakan memakai hewan sebagai percobaan mendapat tentangan keras dari pembela hak hewan. Di Belanda, misalnya, ada 1.600 primata yang telah dijadikan objek penelitian untuk pengembangan obat-obatan penyakit menular dan kronis. Mereka banyak didatangkan dari China. Hewan kucing dan anjing juga dipakai untuk percobaan meski sempat mendapat protes keras melalui petisi dari warga Belanda.

Perlu diketahui, Belanda menjadi salah satu negara yang subur dengan berbagai penelitian. Sekitar 600 ribu dari berbagai jenis hewan digunakan untuk  percobaan  perkembangan penelitian pada tahun 2009 lalu. Tekanan datang terus menerus agar peneliti mengurangi dan mengganti objek penelitian dengan cara lain.

Dan, tekanan masyarakat Belanda membuahkan hasil. Belanda adalah negara  pertama kali yang akan menghentikan pemakaian hewan sebagai alat uji coba pada bentuk penelitian apa pun. Minimal, secara bertahap, penggunaan hewan percobaan berkurang secara signifikan.

Menggunakan hewan percobaan memang dinilai paling murah dan mudah dalam penelitian. “Saya kira kita semua ingin mewujudkan dunia tanpa tes hewan. Kalau saja itu langsung bisa diwujudkan kita akan melakukannya dengan senang hati. Sayang kita masih membutuhkan hewan percobaan,” kata Jan Langemans dari Pusat Penelitian Biomedis Primata di Rijswijk, seperti dikutip Radio Netherland.

Pemerintah Belanda sendiri turut mendukung langkah ini. Melalui Insititut Nasional untuk Kesehatan Publik dan Lingkungan Belanda (RIVM), disediakan data psikologis dan anatomi hewan sejak 2006, melalui situsnya. Ternyata, kontribusi ini mampu mengurangi adanya tes hewan sampai 20 ribu penelitian per tahun. Dan, pemerintah Belanda ingin jadikan penelitian tanpa hewan sebagai nilai lebih sektor riset dan pembangunan Belanda.

One thought on “Belanda Segera Hentikan Penggunaan Hewan Sebagai Objek Percobaan”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda