Scroll to Top

Tampilan Baru Google Reader Diprotes

By Melissa / Published on Tuesday, 01 Nov 2011

Seperti diberitakan di Sidomi sebelumnya, Google telah resmi meluncurkan versi terbaru Google Reader yang diintegrasikan dengan Google+.

Sayangnya perubahan ini tidak disambut baik oleh para pengguna Google Reader yang tergabung dalam sebuah komunitas bernama Sharebros. Mereka mengatakan bahwa versi baru ini memaksa mereka untuk menggunakan Google+.

Sejak peluncuran versi terbaru Google Reader mulai diumumkan sejak awal bulan ini, lebih dari 10.000 Sharebros menandatangani petisi yang ditujukan kepada Google.

Berikut kutipan dari petisi tersebut:

“Banyak di antara yang setia menggunakan Google Reader selama bertahun-tahun. Google Reader berperan penting dalam memberikan informasi dalam kehidupan kami sehari-hari. Kami saling membantu satu sama lain untuk merekomendasikan berbagai informasi dan layanan Google lainnya kepada teman-teman kami.

Menghilangkan beberapa fitur Google Reader seperti fitur untuk mem-follow konten yang dibagikan oleh teman adalah keputusan yang sangat buruk. Hal ini justru mengasingkan keberadaan para pengguna setia Google Reader.”

Para aktivis dari Iran merupakan salah satu dari sekian banyak pengguna setia. Google Reader merupakan situs yang paling sering dikunjungi di Iran dan menjadi sangat populer saat terjadinya “green revolution” di tahun 2009.

Pemerintah Iran menutup akses ke hampir seluruh layanan jejaring sosial dan blog, sehingga para Sharebros di negeri tersebut mengatakan Google Reader merupakan satu-satunya sarana yang dapat digunakan untuk berbagi berita dan komentar.

Para Sharebros juga mengungkapkan kekecewaan mereka melalui Twitter dengan menggunakan hashtag #OccupyGoogleReader. Meskipun beberapa di antara mereka sudah mulai mentransfer teman-temannya ke dalam Google+, masih banyak juga yang mengatakan tidak tertarik untuk pindah ke Google+.

Dear Google: menghapus fungsi Google Reader tidak akan membuat saya pindah menggunakan Google+. Hal ini justru membuat saya marah,” tulis seorang blogger, Megan McArdle.

Bahkan beberapa karyawan Google, Kevin Fox (salah seorang perancang desain awal Google Reader) dan Mihai Parparita  pun turut bersimpati terhadap Sharebros.

Bagaimana menurut Anda? Apakah protes yang dilakukan oleh Sharebros akan mampu membuat Google mengembalikan fungsi-fungsi Google Reader yang dihilangkan dalam versi terbarunya?

(via Mashable)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda