Scroll to Top

David Luiz dan Kutukan Tendangan Penalti

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 02 Nov 2011

Ada apa dengan David Luiz dan kotak penalti? Agak unik memang. Hanya dalam dua minggu, ia melakukan dua hal kontras dan sama-sama berakhir buruk untuk timnya.

David Luiz Genk 1-1 ChelseaPada 23 Oktober lalu, sang pemain berambut kriwil melakukan kecerobohan di kotak penalti. Kala itu, menghadapi QPR sikutan Luiz pada Heidar Helguson menyebabkan penalti di menit-menit awal. Akibatnya, Chelsea kalah 1-0. Lebih tragis lagi, The Blues mengakhiri pertandingan dengan sembilan pemain.

Lalu, pagi ini, ia menjadi algojo penalti saat melawat ke Racing Genk. Namun, Luiz gagal dan menyebabkan Chelsea hanya menang 1 kali dari 4 pertandingan terakhir.

Melawan klub yang dua minggu lalu dilumat 5-0, tentu Chelsea berharap untuk kembali menangguk kemenangan besar. Apalagi, klub Andre Villas-Boas baru saja mengalami kekalahan mengenaskan dari Arsenal 3-5 di laga domestik. Namun, apa daya. Kegagalan penalti David Luiz mewarnai hasil seri 1-1 saat dijamu Genk.

Chelsea memulai pertandingan dengan baik. Kerjasama Fernando Torres dan Ramires berbuah apik di menit 26. Gelandang asal Brazil itu mampu menjebol gawang László Köteles.

Genk yang tampil jauh lebih baik daripada saat pembantaian di Stamford Bridge, memberikan perlawanan maksimal untuk peringkat ketiga Premier League musim lalu. Terutama, siapa lagi kalau bukan sang kiper.

Pada akhir babak pertama, Chelsea memiliki peluang untuk memperbesar keunggulan. David Luizlah yang dipilih sebagai algojo. Padahal di deretan depan The Blues, ada nama Fernando Torres, Nicolas Anelka, atau Florent Malouda.

David Luiz memang mampu melakukan eksekusi saat Chelsea bertemu Fulham di Piala Liga. Namun, tekanan di Liga Champions jelas berbeda daripada kompetisi yang di tingkat domestik saja sering disebut berada di bawah Piala FA. Hasilnya, bek Brazil yang pergerakan kakinya unik ini gagal. Peluang terbuang percuma dan Genk akan mengambil keuntungan dari hal ini.

Kegagalan penalti ini menambah suram kasus Luiz dengan penalti. Sebelumnya, Luiz kerap melakukan pelanggaran kurang penting yang berbuah tendangan 12 pas untuk The Blues.

Genk berhasil mencuri celah di menit 61. Umpan silang Kevin De Bruyne dimanfaatkan oleh Jelle Vossen untuk menundukkan Petr Cech dari jarak dekat. Dengan hasil ini, Chelsea meraih hasil seri kedua dalam dua laga tandang di Liga Champions musim ini. Sebelumnya, mereka ditahan Valencia 2-2 di matchday 2.

The Blues masih berada di puncak klasemen. Menyusul, kebangkitan Valencia. Klub kelelawar ini mampu membayar trauma atas kekalahan dari Bayer Leverkusen dua pekan lalu. Kini, di Mestalla, 3 gol diborong pasukan Unay Emery untuk keunggulan 3-1.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda