Scroll to Top

Fiksi Romantis Bisa Bikin Hubungan Cinta Jadi Tak Logis

By Ilham Choirul / Published on Friday, 04 Nov 2011

novel romantis

Cerita romantis itu bukan hanya menghibur. Karena, kalau Anda sudah menjadi fans beratnya, bisa merusak hubungan personal Anda dengan orang yang Anda cintai. Novel romantis, misalnya, sering menceritakan kisah cinta yang penuh idealis dan berakhir dengan adegan yang menyenangkan. Kisah di dalamnya terasa “sempurna”. Dan, kalau Anda terbiasa mengonsumsi “kesempurnaan” cinta itu, maka akan terbawa dalam sikap percintaan di dunia nyata.

Susan Quilliam, psikolog di Inggris, mengatakan, novel romantis sering memberikan gambaran percintaan yang tidak realistis. Idealisme cinta yang berbuah kebahagiaan¬† dalam novel, mampu membuat minder pembacanya terkait kisah cinta di dunia nyata. Sebagian wanita — yang dominan suka novel romantis – merasa ada yang kurang dalam kehidupan cintanya usai membaca novel tersebut. Akhirnya, mereka mencoba meracik hubungan cintanya dengan berbekal cerita roman dan akal sehat

“Bukan berarti wanita tidak memahami antara fiksi dan kenyataan. Hanya saja novel menambahkan pandangan pada wanita bahwa emosi dan nafsu adalah dasar dari pengambilan keputusan,” kata Quilliam.

Oleh karena itu, harus ada kesadaran dari penyuka roman bahwa cinta itu punya sisi manis dan pahit. Cinta tidak bisa berjalan sesuai idealisme yang ada di roman fiksi. Justru menyelami cinta di dunia nyata itu lebih menantang untuk dijalani ketimbang  terjebak dalam alur cerita di dunia fiksi. Tidak percaya? Jalani saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda