Scroll to Top

10 Orang Getafe Menekuk Atletico Madrid 3-2

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 07 Nov 2011

Ada satu tips untuk tim papan bawah Liga Spanyol musim ini. Pertama, perbanyaklah hasil seri. Kedua, berdoalah agar suatu saat nanti ada keajaiban untuk menang. Hasilnya, seperti yang direguk Getafe. Calon klub kaya masa depan ini melonjak ke posisi 14 setelah sempat berada di peringkat terbawah.

Getafe vs Atletico Madrid 3-2 (1)

Menghadapi klub kaya Atletico Madrid, Getafe tak perlu merasa kecut. Bermain sepuluh orang sejak menit 28 juga bukan masalah. Tertinggal 0-1 dahulu tak berarti kalah. Dan, kedudukan disamakan pada menit 80 tidak berarti perjuangan berakhir.

Sebelum pertandingan ini, tiga angka seperti begitu berat datang ke Coliseum Alfonso Perez. Getafe cuma menang sekali dalam 10 laga awal La Liga.

Prestasi buruk ini sepertinya akan berlanjut ketika Alberto Lopo menerima kartu merah pada menit 28. Berduel di kotak penalti dengan Diego, sang bek tengah tak bisa menolak pengusirannya dari lapangan. Plus mesti menyaksikan penalti Radamel Falcao menjebol gawang Miguel Moya setelahnya.

Tertinggal 0-1, Getafe menyamakan kedudukan menjelang 45 menit pertama terakhir. Prosesnyas setengah beruntung. Tendangan bebas Abdelaziz Barada membentur pagar betis sehingga melewati jangkauan Thibaut Courtois yang salah mengantisipasi bola.

Getafe vs Atletico Madrid 3-2Keadaan berbalik di babak kedua. Lagi-lagi dari tendangan bebas Barada. Kali ini Michel yang memaksa kiper lawan memungut bola dari gawang kedua kali.

Tertinggal 2-1 dari tim yang bermain dengan 10 orang, Atletico Madrid memanas. Kini giliran mereka yang beruntung. Tembakan Alvaro Domingues Soto membentur bek Getafe dan melayang ke gawang, membiarkan Miguel Moya terperangah. 2-2 di menit 80, penonton di Coliseum Alfonso Perez bersiap menerima hasil seri kelima dalam 11 laga.

Namun, keberuntungan tetap berpihak pada tuan rumah. Selang tiga menit setelah gol penyama kedudukan, malapetaka lahir di kotak penalti Atletico. Arda Turan melanggar Diego Castro dan sang penyerang mendapatkan hadiah yang dimintanya.

Menghadapi Thibaut Courtois, pemain pinjaman dari Chelsea yang digadang-gadang akan menjadi David De Gea, sang penyerang andalan tak gentar. Penaltinya mengecoh Courtois dan memastikan 3 angka singgah di Coliseum Alfonso Perez.

Getafe sementara lolos dari ancaman degradasi. Namun, perjalanan masih sangat panjang. Delapan klub terbawah hanya dibedakan 3 poin. Artinya, menang atau seri sekalipun, akan sangat berpengaruh pada pergerakan klub di klasemen.

Sebaliknya, Atletico mesti melupakan rencana merangsek ke papan atas. Setidaknya, hingga pekan mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda