Scroll to Top

Kalau Muncul Tanda Ini, Keuangan Anda Mungkin Bermasalah

By Ilham Choirul / Published on Monday, 07 Nov 2011

masalah keuangan

Salah satu faktor yang memicu pertengkaran rumah tangga adalah manajemen keuangan yang buruk. Tidak jarang, berawal dari sini pula, gejolak pertengkaran dapat merembet kepada komitmen hubungan yang riskan dengan perceraian. Oleh karena itu, keuangan rumah tangga harus ditata lebih ketat dibanding saat masih belum menikah.

Sebenarnya, ada tanda-tanda yang terlihat saat keuangan mulai goyah. Masalah keuangan ini bisa muncul karena memang pendapatan sangat minim, atau karena buruknya penanganan. Itu semua yang bisa menilai Anda sendiri. Di luar itu semua, ada beberapa kejadian yang menunjukkan keuangan Anda sedang bermasalah.

  • Pengeluaran lebih besar dari pendapatan. Ini bisa terjadi akibat gaya hidup yang royal menjajakan uang. Anda sebenarnya bisa menghapus pos-pos belanja yang kurang perlu. Anggaran bersenang-senang dan lain-lain,  mungkin bisa Anda potong sebagai simpanan agar uang bisa dimanfaatkan sampai akhir bulan.
  • Kebiasaan membayar dengan kartu kredit. Kartu kredit bisa menjadi candung bagi Anda. Karena, Anda bisa “sekenanya” menggesek kartu untuk membeli ini-itu. Biasanya penyesalan baru muncul setelah terjadi penagihan. Biaya membangkak dan belum ditambah bunga yang mesti dibayar. Menggantungkan diri pada kartu kredit akan membuat pos anggaran baru tidak terduga. Kawal ketat penggunaan kartu kredit Anda.
  • Tidak ada tabungan. Kalau Anda sering mendapati hal ini, maka perlu ditinjau kembali manajemen keuangan Anda. Anda bisa mengatasinya dengan menyisihkan sebagian uang dan berkomitmen menjadikannya tabungan. Dengan begitu, Anda akan “memaksa diri” menggunakan sisa uang yang ada agar cukup sampai akhir bulan. Jangan lupa pula sisihkan untuk tabungan darurat jika sewaktu-waktu perlu pengeluaran ekstra, seperti untuk berobat dan sebagainya.
  • Uang habis sebelum akhir bulan. Saat Anda tidak menepati anggaran, biasanya akan terjadi hal demikian. Karena itu, berhati-hatilah dalam mengeluarkan uang berapa pun nilainya. Jangan remehkan pengeluaran beberapa ribu rupiah. Kalau tidak terkendali tetap saja akan membumbung nilainya.
  • Terbiasa hutang. Berhutang untuk kepentingan produktif masih bisa ditoleransi. Namun, kalau Anda tiap bulan harus pinjam uang untuk kebutuhan sehari-hari, maka rencana anggaran Anda mungkin perlu direvisi. Hutang konsumtif akan membebani Anda. Selama Anda masih bisa atur keuangan dan menghindari hutang, lebih baik tahan diri untuk meminjam uang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda