Scroll to Top

Kekurangan Zat Besi Bisa Tingkatkan Resiko Autisme

By Ika / Published on Monday, 07 Nov 2011

Berbagai studi ilmiah dan penelitian terus dilakukan untuk menangani dan mencegah autisme. Baru-baru ini para ahli menemukan bahwa autisme berhubungan dengan kadar zat besi dalam tubuh.

anak autisPara ilmuwan mengungkapkan bahwa rendahnya kadar zat besi dapat meningkatkan resiko seorang anak terhadap autisme.

Menurut sebuah studi ilmiah, sebagian besar anak-anak penderita autisme maupun penderita sindrom Asperger (gejala autisme) berhubungan dengan kekurangan mineral, termasuk zat besi.

Sebagaimana dikutip Sidomi News dari Daily Mail, para ahli memang mengungkapkan bahwa ada hubungan erat antara autisme dan zat besi dalam tubuh. Namun mereka juga belum bisa memastikan bahwa kekurangan zat besi ini bisa menjadi penyebab utama autisme walau bisa meningkatkan resikonya.

“Masih belum jelas apakah hal ini (defisiensi zat besi) merupakan penyebab autisme,” kata Profesor Dorothy Bishop dari Universitas Oxford.

Karena ketidakyakinan inilah, para ahli tetap tidak menyarankan seseorang atau anak-anak untuk buru-buru mengkonsumsi suplemen penambah zat besi hanya untuk mencegah autisme.

“Memiliki kadar zat besi dalam jumlah yang terlalu banyak atau terlalu sedikit adalah sama-sama buruk,” kata Uta Frith dari University College London.

Di Inggris sendiri, 1 dari 100 anak telah diketahui menderita autisme. Ini merupakan 10 kali lipat lebih tinggi daripada 30 tahun lalu. Semua para ahli medis juga menyarankan untuk selalu memenuhi nutrisi atau gizi pada anak-anak, termasuk pemenuhan nutrisi pada ibu yang sedang hamil untuk mengurangi resiko autisme.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda