Scroll to Top

Belen Rodriguez: Model Seksi Penyebab Doping Marco Boriello

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 07 Nov 2011

Belen Rodriguez 9Apa yang dibutuhkan oleh seorang perempuan untuk mendapatkan ketenaran di Italia? Cantik, berkulit eksotis, dan berani tampil terbuka. Itulah takdir yang dipilih Maria Belen Rodriguez Cozzani atau lebih sering dikenal dengan nama Belen Rodriguez.

Wanita kelahiran 20 September 1984 ini sangat wajar menganggap Italia sebagai rumah keduanya. Sejak bermukim di negeri pizza pada 2005, Belen mendapatkan segalanya. Popularitas, kemapanan hidup, dan lelaki-lelaki tampan domestik.

Marco Boriello pernah mengecap madu bercinta dengan presenter beberapa acara ternama di Italia ini. Penyerang Italia ini mendapatkan sisi liar kelelakiannya seimbang dengan “nakalnya” Belen Rodriguez. Sayang, hubungan ini tak lama.

Selesai dengan Boriello, dengan hasil akhir yang begitu buruk, Belen Rodriguez menjadi sasaran empuk gosip. Apalagi ketika ia memutuskan untuk menggandeng Fabrizio Corona, lelaki idaman semua wanita Italia.

Foto-foto panas mereka saat berlibur di Spanyol pada pertengahan tahun ini akan membuat semua lawan jenis yang normal, terbakar “cemburu buta”.

Pekerjaan Belen Rodriguez mengimbangi gosip percintaannya. Di Italia, jika Anda memacari seorang pesepakbola, cuma butuh waktu sehari untuk masuk TV.

Belen memulai debutnya saat tampil dalam Tintoria pada 2007 yang ditayangkan oleh Rai 3.  Butuh waktu empat hingga lima tahun untuk memastikan bahwa ia benar-benar diterima orang Italia sebagai “seorang selebritis perempuan.”

Belen Rodriguez 2

Tahun-tahun ini, namanya terus mengangkasa. Ia tampil sebagai kover Max, majalah pria dewasa, pada Juni 2008. Demi menambah uang, popularitas, dan tantangan, pada tahun yang sama, Belen pun mengikuti L’isola dei famosi.

Acara ini mementingkan daya survivor yang tinggi dari para peserta reality show. Selebritis yang hidupnya nyaris suci dari petualangan di alam liar, dipaksa untuk bertarung memperebutkan gelar terlama berada di pulau kecil.

Akhir 2010, Belen memulai debut sebagai aktris film. Ia tampil dalam film komedi, Natale in Sudafrica (Natal di Afrika Selatan). Selama ia masih bertahan dengan pria-pria tampan Italia, namanya takkan jauh-jauh dari berita gosip negara setempat. Belen pun tak perlu segan untuk pulang ke kampung halamannya, Argentina. Di Italialah ia mendapatkan segalanya.

Trivia

  • April 2010, Fabrizio Corona sempat menyatakan bahwa ia dan Belen Rodriguez tengah bermasalah. Corona yang seorang fotografer dan presenter ini menyebut bahwa Belen telah “merusak rumah” yang tak pernah menyelingkuhi sang kekasih.
  • Belen tampil di Sanremo Music Festival pada 2010. Dalam kontes lagu paling digemari di Italia itu, ia berduet dengan penyanyi lokal, Toto Cutugno.
  • Setahun kemudian, Belen justru tampil dalam ajang yang sama. Namun, bukan lagi sebagai kontestan. Belen menjadi presenter bersama Gianni Morandi dan Elisabetta Canalis.
  • Marco Boriello pernah didakwa melakukan doping. Konyolnya, dakwaan ini sebenarnya gara-gara Belen Rodriguez. Model ini ingin sang pacar lebih “ganas” di ranjang. Maka, ia menggunakan krim tertentu untuk mengolesi bagian penting Boriello. Krim tersebut mengandung cortisone yang sifatnya ilegal. Belen memang puas untuk urusan ranjang. Tapi, sang penyerang terpaksa meminta bantuannya untuk membuka “rahasia” mereka berdua demi lolos dari tuduhan doping.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda