Scroll to Top

Cristiano Ronaldo Nyaris Setara dengan Legenda Real Madrid Ferenc Puskas

By Fitra Firdaus / Published on Friday, 11 Nov 2011

Beberapa tahun lalu, ketika FIFA memaksakan ada dua nama pemain terbaik abad XX, Pele dan Maradona, ada protes besar yang dilakukan masyarakat Eropa. Jika dua nama tersebut dicantumkan, mengapa tidak ada nama Ferenc Puskas, Alfredo di Stefano, dan Franz Beckenbauer?

Puskas dan di Stefano adalah ikon sepakbola Eropa sepanjang masa. Sungguh prestasi luar biasa ketika pahlawan Real Madrid tiga musim terakhir, Cristiano Ronaldo, hampir setara dengan sang legenda pertama, Ferenc Puskas.

Bicara tentang gol, pencapaian Ronaldo memang baru setengah kerja Puskas. Sang penyerang Hungaria sudah mengemas 242 gol hanya dari 262 pertandingan. Kalau dibuat rerata, Puskas mencetak 0,92 gol/laga. Prestasi ini dipastikan akan membuat iri semua penyerang kelas dunia sepanjang masa.

Sementara, torehan gol Ronaldo baru mencapai angka 103. Namun, dari segi persentase, Ronaldo lebih baik daripada Puskas. Peluang Ronaldo untuk mencetak gol dalam sebuah pertandingan mencapai 97%. Mengingat, 103 gol itu hanya dibuat dalam 106 pertandingan.

Bicara waktu yang diperlukan untuk mencetak gol, CR7 beruntung memiliki kualitas finishing luar biasa. Plus, jumlah pertandingan yang banyak dalam semusim. Puskas melewati masa-masa ketika La Liga cuma diputar dalam 30 laga atau dengan 16 peserta. Sementara, CR7 berada di dunia sepakbola modern yang memungkinkan dirinya tampil 54 kali hanya dalam semusim.

Alhasil, Puskas mendapatkan 242 gol dalam delapan musim. Sementara, Ronaldo, baru 2 musim lebih sedikit, sudah mempunyai 103 gol.

Dari segi torehan hattrick, Ronaldo memiliki jalur yang lebih baik. Puskas hanya mencetak 13 hattrick sepanjang kariernya di Real Madrid. Catatannya, sang legenda juga mencetak quattrick dalam 6 laga.

Ronaldo, sejauh ini, sudah mengemas 10 kali hattrick. Bahkan, musim ini ia sudah mencetak 4 kali hattrick. Artinya, kalau semua berjalan normal, Ronaldo akan menyalip rekor Puskas dalam hattrick pada akhir musim ini atau awal musim depan.

Dari segi “tempat” mencetak hattrick, Ronaldo boleh berbangga. Ia mengemas 9 hattrick di Liga Spanyol. Sementara, Puskas cuma mentok di angka 8. Bedanya, Puskas sudah mengemas 3 kali hattrick di kompetisi Eropa, sedangkan Ronaldo belum bisa berbuat demikian untuk Real Madrid.

Dengan dukungan lini tengah yang semakin berkualitas, tampaknya ke depan CR7 sangat mungkin menyalip semua rekor sang legenda Hungaria dan Real Madrid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda