Scroll to Top

Aktivitas Berbohong Dimulai Sejak Umur Balita

By Ilham Choirul / Published on Friday, 11 Nov 2011

anak bohong

Menanamkan kejujuran pada anak harus dilakukan sejak dini. Karena, anak-anak sebenarnya mulai mengenal dan bisa berperilaku bohong itu semenjak usia empat tahun. Fakta ini dibuktikan melalui penelitian oleh Dr Victoria Talwar di McGill University, Montreal.

Untuk menguji kebohongan , Talwar membuat permainan ringan untuk sejumlah anak. Mereka diminta untuk menebak suara dari suatu benda. Misalnya suara sirene atau boneka. Anak-anak nantinya diminta menjawabnya setelah bunyi diperdengarkan, tanpa melihat benda yang mengeluarkan bunyi itu.

Sebelum anak-anak diberikan waktu menjawab, peneliti meninggalkan mereka seraya menitip pesan untuk tidak menengok ke belakang. Lalu, peneliti pun kembali dan menanyakan pada mereka siapa saja yang selama ditinggal pergi melakukan pengintipan.

Hasilnya, anak-anak usia tiga tahun rata-rata menjawab telah menintip. Sementara itu, mayoritas anak empat tahun mengatakan tidak mengintip. Hanya saja, mayoritas anak berusia enam tahun lebih memilih berbohong. Bahkan, persentasenya mencapai 95 persen.

Ian Leslie, penulis buku “Born Liars”, mengatakan, sebagian anak usia 2-4 tahun ada yang berusaha berbohong ketika dia dalam posisi terjepit. Itu dilakukannya saat mereka dihadapkan pada hukuman jika harus mengatakan jujur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda