Scroll to Top

Preview Copa America 2011

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 12 Jun 2011

Sejak 1 Juli 2011 mendatang, dunia akan melihat pertarungan negara-negara Amerika Selatan untuk memperebutkan Copa America. 10 tim lokal plus 2 tim undangan (Meksiko dan Kosta Rika) akan beradu kekuatan dalam kompetisi yang sudah diselenggarakan sejak 1916 tersebut.

Sayangnya, meskipun Argentina dan Brazil, dua raksasa pengekspor pemain bintang di Eropa, senantiasa berlaga di Copa America, gengsi kompetisi ini kalah jauh dibandingkan Euro. Padahal, di Copa Americalah biasanya akan muncul bintang-bintang baru yang akan dipantau para pemandu bakat klub-klub Eropa.

Uniknya pula, bukan Brazil yang tercatat sebagai juara terbanyak Copa America. Adalah Uruguay dan Argentina yang menguasai Copa America dengan 14 gelar. Brazil menguntit di belakang dengan mengumpulkan 8 gelar.

Catatannya, dari 5 kali Copa America terakhir (1997, 1999, 2001, 2004, dan 2007), Brazil mencatat 4 kali juara. Bahkan, dalam 2 Copa America terakhir, terjadi final “ideal” yang mempertemukan dua raksasa, Brazil dan Argentina.

Pada Copa America 2004 di Peru, Brazil beruntung menang adu penalti 4-2 atas Argentina (Setelah sebelumnya main imbang 2-2 selama 120 menit). Selanjutnya, di Copa America 2007 (Venezuela), Brazil mencukur Argentina 3-0 di partai final.

 

Argentina dan Enam Striker Hebat
Dalam Copa America kali ini, bisa jadi Argentina menjadi favorit utama juara. Bagaimana tidak? Dalam susunan striker mereka (daftarnya belum pasti), terdapat nama-nama berkelas wahid: Sergio Agüero (Atlético Madrid), Gonzalo Higuaín (Real Madrid), Ezequiel Lavezzi (Napoli), Diego Milito (Internazionale), Carlos Tevez (Manchester City), dan tentu saja sang mesiah, Lionel Messi (Barcelona).

Masalahnya, apakah pelatih Sergio Batista akan mampu meramu sederetan pemain bintang tersebut menjadi tim yang matang ataukah mereka hanya lolos dari babak penyisihan dan kandas ketika kompetisi memasuki sistem gugur seperti yang terjadi dalam 4 Piala Dunia terakhir? Ataukah mereka akan lolos ke final dan dikandaskan Brazil seperti dalam 2 Copa America terakhir pula?

 

Senapan Brazil dan Pesaing Lain

Brazil datang ke Copa America dengan skuad campuran pemain yang berlaga di Eropa dan liga lokal. Perhatian akan jatuh pada Neymar, striker berusia 19 tahun. Apakah ia mampu melewati nama-nama seperti Robinho, Nilmar, Pato, dan Fred?

Sementara itu, Uruguay yang berbekal posisi 4 Piala Dunia 2010, bisa memberikan sesuatu. Diego Forlan, Luis Suarez, dan Edinson Cavani akan mengobrak-abrik tiga pesaing utama Uruguay di Grup C, yaitu Chili, Meksiko, dan Peru.

Tim lain yang berpeluang barangkali Kolombia, Meksiko, Chili, dan Paraguay. Namun, rasanya pada penghujung Copa America, memang hanya Brazil dan Argentinalah yang paling berpeluang mendapatkan gelar kompetisi yang tahun ini diselenggarakan di Argentina.

 

Pembagian Grup
Berikut ini adalah pembagian grup di Copa America 2011.

 

Grup A
Argentina
Kolombia
Kosta Rika
Bolivia

 

Grup B
Brazil
Paraguay
Ekuador
Venezuela

 

Group C
Uruguay
Chili
Meksiko
Peru

Komentar Anda