Scroll to Top

Tim Terbaik Dunia Sepanjang Masa Versi marca.com

By Fitra Firdaus / Published on Sunday, 13 Nov 2011

Siapakah 11 pemain terbaik dunia sepanjang sejarah sepakbola? Orang lain boleh memiliki formasi impian sendiri. Namun, marca.com juga berhak mencantumkan tim impian versi mereka.

11 orang yang ada dalam formasi ini dipilih melalui survey internet. Hasilnya, cukup wajar jika beberapa pesepakbola modern yang mengisi posisi-posisi vital. Formasi yang dipilih adalah 3-4-3.

Formasi Terbaik

Kiper

Di posisi kiper, nama Iker Casillas menjadi yang utama. Kiper yang baru saja menjadi pemain yang bermain paling banyak untuk Spanyol ini (bersama Andoni Zubizaretta) tidak perlu diragukan lagi kemampuan di depan gawang. Belum lagi jiwa kepemimpinan yang membuat ban kapten melingkar di lengan pemain Real Madrid ini.

Bek

Formasi tiga bek di belakang, tidak akan mungkin tanpa kehadiran sosok Franz Beckenbauer. Dialah yang memperkenalkan posisi sweeper modern atau libero. Beckenbauer bisa mengatur pertahanan sekaligus dianugerahi kemampuan membaca permainan yang mumpuni. Ia juga membuktikan bahwa posisi seorang bek tidak kaku. Dua gelar Ballon d’Or membuktikan kapasitas Der Kaiser.

Di sebelah kanan, ada bek agresif Brazil yang lama berlaga di Serie-A, Marcos Cafu. Kemampuannya melakukan overlap dan bertahan tanpa kenal lelah menjadi kredit tersendiri. Saat ini Cafu memegang gelar pemain terbanyak bermain untuk Brazil.

Di sisi kiri, ada Roberto Carlos. Siapa pun umat manusia di dunia akan mengakui kehebatannya. Jago tendangan bebas, ahli mengiris pertahanan lawan dari sisi kiri, membuat semua lawan yang menghadapi tim Roberto Carlos akan berusaha meminimalisasi kesalahan sesedikit mungkin.

Gelandang

Formasi empat gelandang diisi oleh nama-nama top. Tiga dari Eropa dan satu dari Argentina. Di posisi gelandang kanan ada nama Johan Cruyff. Kesuksesannya di Ajax dan Barcelona tidak perlu diragukan lagi. Ia menjadi salah satu instrumen paling penting bagi Belanda untuk memperkenalkan total footbal, semua pemain bisa menyerang dan bertahan sekaligus.

Dua gelandang tengah adalah Xavi Hernandez dan Zinedine Zidane. Tidak ada yang menyangkal peran keduanya. Xavilah yang membuat Lionel Messi begitu cemerlang di Barcelona. Kemampuannya mengendalikan permainan dan umpan-umpan nyaman akan menjadi idaman semua penyerang di dunia.

Zidane tak kalah vital. Ia memiliki segala yang dibutuhkan tim sepakbola sehebat apa pun. Zidane juga merupakan ikon paling penting ketika Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 di negara sendiri.

Di bagian kiri, ada nama Diego Armando Maradona. Sebenarnya, ia bisa berperan sebagai gelandang serang atau second striker. Kelihaian kaki kirinya tak diragukan lagi. Meskipun ukuran tubuhnya mini, Maradona bukanlah tipikal pemain yang langsung terpental dalam adu fisik. Belum lagi kemampuannya menerobos celah sempit untuk menghasilkan “sesuatu” kepada tim.

Penyerang

Posisi ini paling banjir pemain. Namun, marca.com memilih tiga nama paling tepat. Ada Lionel Messi, Alfredo di Stefano, dan Pele.
Messi dapat dikatakan adalah pemain terbaik dunia dekade ini. Ketika sepakbola modern membutuhkan penyerang yang tidak butuh skill individu asalkan insting gol tajam, Messi adalah perkecualian. Ia membuat permainan Barcelona yang iramanya diatur Xavi dan Iniesta, semakin enak ditonton.

Di Stefano dan Pele adalah penyerang masa lalu yang akan membuat semua kiper bergidik ngeri ketika keduanya mendapatkan bola. Bersama Real Madrid, Di Stefano mengemas 307 gol hanya dalam 396 pertandingan. Sementara, Pele adalah pemain terbaik abad XX dengan torehan gol lebih dari 1000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda