Scroll to Top

Terbanyak Hasil 0-0, Liga Spanyol Paling Membosankan?

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 15 Nov 2011

Penggila sepakbola di belahan dunia mana pun, akan jengkel dengan skor ini: 0-0. Untuk apa datang ke stadion atau membuka mata pagi-pagi buta kalau tim kesayangan tak bisa membobol gawang lawan? Sayangnya, hingga pekan ke-11 La Liga, 0-0 adalah skor yang paling sering terjadi.

Liga-Spanyol-Paling-Banyak-Hasil-0-0

Liga Spanyol, yang sering menahbiskan diri sebagai liga terbaik dunia, dengan talenta-talenta terbaik dan gaya sepakbola atraktif tanpa berniat bertahan, kini mesti sedikit meralat ucapan tersebut. La Liga seperti diserang oleh hasil yang paling dibenci semua fans tadi: imbang tanpa gol.

Sudah 220 pertandingan bergulir dan dari jumlah tersebut, 16 pertandingan berakhir dengan skor kaca mata.

Jika dibandingkan dengan perjalanan La Liga musim lalu, di pekan yang sama, cuma ada hasil 0-0 dalam 8 laga. Artinya, lonjakan hasil membosankan meningkat 100%.

Jika dibandingkan dengan liga-liga elite Eropa lain, hasil di La Liga sangat mengecewakan. Premier League, yang disebut-sebut sebagai saingan utama La Liga, lebih “menghibur” penonton.

Cuma ada 9 hasil imbang 0-0. Di Prancis dan Bundesliga, dua liga yang lebih “rendah” kastanya menurut publik, berturut-turut hanya ada 8 dan 4 pertandingan dengan skor kacamata.

Keadaan semakin tidak menguntungkan bagi Primera Division jika kita membandingkannya dengan Serie-A. Biasanya, timnas Italia dikenal dengan sistem bertahan.

Artinya, sepakbola Italia memiliki kecenderungan lebih suka memaksimalkan angka daripada permainan. Sebuah tim bisa menyerang dengan cepat, mencetak gol di menit pertama untuk kemudian bertahan dalam 89 menit sisa.

Namun, jika dilihat dari segi “menghibur” tadi, ternyata Serie-A cuma menghasilkan 12 laga imbang atau lebih sedikit 4 pertandingan.

Kemudian, jika dilihat reratanya, Liga Spanyol juga terlihat cukup buruk.

Dalam sebuah pertandingan Primera Division cuma ada 1,26 gol. Hasil ini lebih rendah daripada liga-liga lain. Liga Jerman menjadi liga terproduktif dengan 1,57 gol/laga. Disusul Premier League (1,49 gol), Serie-A (1,45 gol), dan Ligue 1 (1,29 gol).

Bahkan, Real Madrid dan Barcelona, dua tim pemuncak La Liga, juga terkena virus 0-0. Madrid pernah ditahan tuan rumah Racing Santander.

Sementara itu, Barcelona mengalami laga horor itu melawan Sevilla. Mendapatkan penalti di menit terakhir, Barcelona tetap saja tidak bisa mencetak sebiji gol pun melawan tim Andalusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda