Scroll to Top

Iker Casillas: Kiper Terbaik Spanyol Sepanjang Masa

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 16 Nov 2011

Victor Valdes boleh saja menerima Zamora Trophy dalam tiga musim terakhir. Namun, di timnas, ia mesti tersingkir oleh sosok “Saint” Iker Casillas.

Iker CasillasYa, kapten Real Madrid baru saja mencatatkan diri sebagai pemain yang bermain paling banyak untuk Spanyol.

Rekor ini bisa ditambah dengan bonus predikat yang disematkan marca.com. Dalam surveynya, marca mencantumkan Casillas sebagai kiper terbaik sepanjang masa untuk La Roja.

Pengguna internet memilihnya dengan persentase 68%. Artinya, Casillas menang mutlak dari semua pesaing. Di bawah Casillas, barulah nama Victor Valdes hadir. ia mengumpulkan 12% suara.

Setelah dua nama yang kebetulan berposisi sebagai dua kiper musuh bebuyutan, Real Madrid dan Barcelona, barulah muncul nama-nama lain dari zaman yang lebih lampau.

Kiper Spanyol era akhir 70-an hingga awal 80-an, Luis Arconada, mendapatkan 8% suara. Kiper yang hanya berlaga di Real Sociedad sepanang karier profesionalnya ini dijuluki El Pulpo (Gurita).

Arconada mendapatkan Zamora Trophy tiga musim berturut-turut. Yaitu, sejak 1979/1980 hingga musim 1981/1982.

Kehebatannya di gawang berpadu dengan masa keemasan Real Sociedad yang sempat menjadi juara La Liga dua musim berturut-turut pulam sejak 1980/1981.

Ada pula nama Jose Angel Iribar. Ia ada di peringkat empat dengan persentase suara 7%. Bermain di klub kebanggaan masyarakat Basque, Athletic Bilbao, Iribar dijuluki The Poplar karena posturnya yang jangkung, 181 cm.

49 kali membela timnas Spanyol, Iribar pensiun pada usia 37 tahun. Ketangguhannya terbukti dengan hadiah Zamora Trophy pada musim 1969/1970. Kala itu Iribar cuma kemasukan 20 gol dari 30 laga domestik.

Ricardo Zamora
Ricardo Zamora

Posisi lima justru diduduki kiper legendaris yang namanya dijadikan penghargaan kiper terbaik di Liga Spanyol. Siapa lagi kalau bukan Ricardo Zamora. Kiper bertinggi 1,94 meter ini mendapatkan 3% suara.

Ia adalah salah satu pemain yang bisa tampil di dua rival abadi, Barcelona dan Real Madrid. Selain kedua klub itu, Zamora juga bermain untuk Espanyol dan Nice.

Tak perlu menghitung lagi kemampuannya. Zamora adalah kiper terbaik Piala Dunia 1934. Ia juga dicantumkan sebagai kiper terbaik kelima sepanjang masa oleh FIFA.

Memenangi enam gelar La Liga, Antoni Ramallets menduduki posisi terakhir bersama Andoni Zubizarreta. Persentasenya cuma 1%.

Padahal, Ramallets memenangkan 6 gelar La Liga bersama Barcelona pasca Perang Dunia II. Sepanjang dekade 1950-an, ia memenangi 5 gelar Zamora Trophy. Julukannya adalah The Cat of Maracana.

Ramalets berbagi dengan kiper Spanyol era 1980-an akhir hingga 1990-an. Athletic Bilbao, Barcelona, dan Valencia adalah tim-tim besar yang pernah dihuni Zubi, demikian panggilan kesayangan Zubizarreta.

Tampil 126 kali untuk Spanyol, Zubi mendapatkan gelar Spanish Player of The Year pada 1987.

Meskipun hanya hasil survey, penempatan Casillas di atas kiper-kiper legendaris Spanyol ini menunjukkan betapa hebatnya standard yang dibawa sang santo Santiago Bernabeu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda