Scroll to Top

MLS: Their Next Destination

By Wan Faizal / Published on Wednesday, 16 Nov 2011

MLS atau Major League Soccer adalah nama liga sepakbola di Amerika Serikat. Mungkin MLS belum se-terkenal Premier League, Serie-A Italia, atau pun Liga BBVA.

MLS mulai bergulir pada 1993 yang secara teratur menggelar kompetisi sepakbola pada umumnya. Bedanya, MLS menggunakan sistem dua wilayah, yakni Eastern Conference dan Western Conference. Dari kedua wilayah itu, delapan tim teratas akan maju ke babak MLS Cup Play-off untuk mencari dua tim yang nantinya akan bertanding untuk memperebutkan gelar juara.

Meski belum sebesar ketiga liga besar Eropa tersebut, diyakini dalam beberapa tahun ke depan, pamor MLS bakal bisa lebih bersinar lagi. Itu tak lepas dari bergabungnya para pemain-pemain bintang yang pernah merumput di Eropa ke beberapa klub anggota MLS. Meski harus diakui jika pemain-pemain tersebut adalah pemain yang sudah berumur, alias pemain yang sudah mendekati masa pensiun.

Nama besar yang pernah dan kini masih bermain di MLS tentu saja adalah David Beckham. Pemain yang kini merumput bersama Los Angeles Galaxy itu sudah sejak 2007 silam membela Galaxy setelah bermain bagi Real Madrid.

Tentu saja tidak hanya Beckham seorang. Namun harus diakui, arus perpindahan pemain-pemain top Eropa ke MLS semakin meningkat sejak Beckham memilih menerima tawaran Galaxy. Bahkan bisa dibilang, pindah ke MLS di saat memasuki masa pensiun seperti menjadi sebuah tren saat ini.

Nah, siapa saja para pemain yang memilih hijrah ke MLS di akhir kariernya? Berikut adalah diantaranya.

1.       David Beckham (LA Galaxy)

Beckham memutuskan menerima tawaran Galaxy pada bursa transfer Januari 2007, atau ketika ia berusia 32 tahun. Namun Beckham tidak langsung bergabung pada saat itu juga, melainkan menunggu akhir musim 2007-2008 bersama Real Madrid.

Beckham menandatangani kontrak selama lima tahun dengan gaji yang cukup besar, yakni 32,5 juta dollar, atau 6,5 juta dollar per tahun.

“Saya datang kesini tidak untuk menjadi superstar. Saya kesini untuk menjadi bagian tim, bekerja keras, dan memenangkan sesuatu,” kata Beckham kala itu.

Beckham diperkenalkan oleh Galaxy di Home Depot Center. Saat pengenalannya, ada sekitar 5.000 fans dan 700 media yang hadir. Bahkan kostum Galaxy bernomor 23 yang dipilih Beckham langsung terjual 250.000 buah dengan cepat.

Selama memperkuat Galaxy, Beckham pernah mempersembahkan beberapa gelar, diantaranya MLS Western Conference Regular Season (2009, 2010, 2011), MLS Western Conference Play-offs (2009, 2011), MLS Supporter’s Shield (2010, 2011), dan beberapa piala minor lain.

2.       Thierry Henry (New York Red Bulls)

Henry bergabung dengan New York Red Bulls pada Juli 2010 dari Barcelona di usia 32 tahun. Ia membuat debutnya bersama Red Bulls di MLS pada 31 Juli 2010. Saat itu Red Bulls bermain imbang 2-2 melawan Houston Dynamo. Sementara gol pertamanya tercipta pada 28 Agustus 2010 saat Red Bulls menang 2-0 atas San Jose Earthquakes.

Henry pernah mengalami kejadian lucu saat berkiprah di MLS. Tepatnya pada 16 September 2010. Saat itu Henry merayakan golnya ke gawang FC Dallas, namun apesnya, selebrasi Henry sampai mencederai kiper Dallas, Kevin Hartman. Tak ayal, Henry pun mendapat denda 2.000 dollar atas kejadian itu.

Hingga kini, pemain yang berjuluk King Henry tersebut telah bermain sebanyak 37 laga dan mencetak 16 gol bagi Red Bulls. Bahkan Henry juga didaulat sebagai kapten Red Bulls.

3.       Torsten Frings (Toronto FC)

Salah satu mantan penghuni tetap Timnas Jerman antara tahun 2001 hingga 2009. Frings juga adalah pemain yang cukup bersinar bersama Werder Bremen, dan menjabat sebagai kapten Die Werderaner.

Frings bergabung dengan Toronto pada 29 Juni 2011 di usia 34 tahun. Pemain berposisi gelandang bertahan tersebut memulai debutnya di MLS pada 20 Juli 2011 saat Toronto harus menyerah 0-1 di kandang sendiri atas FC Dallas.

Berselang sembilan hari kemudian, Frings mendapatkan kehormatan untuk mengenakan ban kapten Toronto saat bermain melawan Real Esteli FC di ajang CONCACAF Champions League.

4.       Robbie Keane (LA Galaxy)

Sempat malang-melintang di klub-klub ternama Eropa seperti Inter Milan, Liverpool, Glasgow Celtic, dan Tottenham Hotspur, Robbie Keane akhirnya memilih hijrah ke MLS tahun ini setelah tenaganya sudah tak lagi dibutuhkan Tottenham.

Keane menandatangani kontrak berdurasi dua tahun senilai 3,5 juta pounds bersama Galaxy di usianya yang ke 31 tahun. Bersama Beckham dan Landon Donovan, Keane adalah andalan Galaxy. Bahkan Galaxy rela “menyingkirkan” Juan Pablo Angel demi memberi tempat bagi Keane di skuad.

Pemain asal Rep. Irlandia itu memulai debutnya di MLS pada 20 Agustus 2011 saat mengalahkan San Jose Earthquakes 2-1. Apiknya, Keane mencetak gol kemenangan Galaxy di laga itu.

Pada tanggal 6 November silam, Keane juga ikut mencetak satu gol kemenangan Galaxy atas Real Salt Lake 3-1. Kemenangan itulah yang membawa Galaxy maju ke Final Piala MLS, melawan Houston Dynamo, dimana akhirnya Galaxy keluar sebagai juara.

5.       Rafael Marquez (New York Red Bulls)

Bersama Henry, Marquez adalah pemain Barcelona yang meninggalkan Blaugrana di akhir musim 2009-2010 untuk menuju Red Bulls.

Marquez menandatangani kontrak berdurasi 3,5 musim bersama Red Bulls saat berusia 31 tahun. Ia mengenakan jersey Red Bulls nomor 4.

Pemain asal Meksiko itu memulai debutnya pada 8 Agustus 2010 saat Red Bulls bermain imbang tanpa gol melawan Chicago Fire. Sementara gol pertamanya tercipta pada 21 Agustus saat menghajar Toronto FC dengan skor 4-1.

Sebelum memutuskan pinangan Red Bulls, sebenarnya Marquez sempat diminati secara serius oleh Juventus untuk dijadikan pelapis bagi Leonardo Bonucci. Namun Marquez menolaknya dan akhirnya memilih bergabung dengan Red Bulls.

Selain kelima nama diatas, tentu masih banyak pemain-pemain ternama lainnya yang memilih hijrah ke MLS menjelang akhir kariernya. Diantaranya adalah Frank Rost, Teemu Tainio, Pavel Pardo, Juan Pablo Angel, Julian De Guzman, Mauro Rosales, Faryd Mondragon, dan masih lainnya.

Dan bukan tidak mungkin, akan kembali bermunculan wajah-wajah pebola terkenal lain yang siap menghiasi MLS dalam beberapa musim mendatang. Just wait and see.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda