Scroll to Top

Duka Savo Milosevic

By Wan Faizal / Published on Sunday, 12 Jun 2011

Duka mendalam saat ini tengah dirasakan mantan striker timnas Serbia, Savo Milosevic. Ayahnya, Stevo Milosevic,  terbunuh akibat aksi tembak-menembak yang ironisnya dilakukan oleh Savo Senior, ayah Stevo yang sekaligus kakek Savo Milosevic.

Kejadian bermula ketika sang ayah dan kakek terlibat adu mulut di rumah keluarga mereka di Glavicice, Bosnia-Herzegovina. Diduga, mereka bertengkar karena memperdebatkan masalah harta.

Karena suasana yang makin panas, sang kakek lalu mengambil sebuah senapan M-48 dan menembakkannya ke dada Stevo. Stevo pun langsung roboh.

Stevo sebenarnya sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun, takdir berkata lain. Stevo meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Savo Milosevic pun merilis pernyataan kepada media-media Serbia untuk meminta toleransi terkait pemberitaan tersebut. “Kami meminta media untuk memberi keleluasaan kepada pihak keluarga dan memberi waktu kepada kami untuk melewati tragedi ini. Jadi, kami bisa mengatasi maslaah ini bersama,” demikian pernyataan Savo Milosevic.

Savo Milosevic adalah striker yang bersinar pada era akhir 1990-an. Selama kariernya, ia sempat membela Aston Villa, Real Zaragoza, AC Parma, Osasuna, Celta Vigo, dan mengakhiri karier bersama Rubin Kazan. Di level timnas, ia adalah salah satu legenda Serbia. Ia mencatat caps terbanyak dengan 102 caps, dan menjadi top skor sepanjang masa dengan 37 gol.

Komentar Anda