Keseringan Terpapar Zat TCE Dapat Picu Parkinson

Pekerja yang setiap hari bekerja dengan menggunakan bahan yang mengandung cairan pelarut  trichloroethylene (TCE) wajib waspada. Ternyata cairan ini berbahaya bagi kesehatan dengan menimbulkan potensi terkena penyakit parkinson.

Zat TCE sering dipakai pada cairan untuk meluruhkan lemak pada lapisan logam, sehingga terlihat bersih. Sementara itu, parkinson merupakan penyakit yang menyerang syaraf. Orang yang mengalaminya akan kesulitan mengawali gerakan dan terjadi kekakuan otot. Juga, tangan orang parkinson terlihat selalu gemetar.

Kemungkinan terkena parkinson pada mereka yang sering berinteraksi dengan zat TCE naik enam kali lipat. Oleh tim peneliti gabungan dari AS, Kanada, Jerman, dan Argentina yang menguji dampak  TCE, zat ini dianggap mampu memberikan ekses negatif bagi lingkungan dan meracuni tubuh. Penelitian yang dipublikasikan jurnal Annuals of Neurology ini, juga menguji lima zat lainnya.

“Penelitian kami mengukuhkan bahwa bahan-bahan umum pencemar lingkungan mungkin meningkatkan risiko penyakit parkinson,” ungkap Dr Samuel Goldman dari The Parkinson’s Institute in Sunnyvale, California, AS, seperti dikutip BBC.

Sebenarnya, penggunaan zat TCE dilarang di beberapa negara. Namun, masih banyak negara yang masih memperbolehkan zat ini ditambahkan pada suatu produk. Produk rumah tangga lain yang dimungkinkan mengandung zat ini adalah cat dan perekat.

Selain parkinson, TCE dinilai oleh National Academy of Sciences sebagai zat yang  “sudah pasti menyebabkan kanker pada manusia”. Sifat TCE mudah menguap dan ketika terkena tubuh dapat menyebabkan mata pedih, tenggorokan gatal, pusing, dan konsentrasi buyar. Jangka panjangnya mampu merusak ginjal, hati, dan sistem syaraf yang juga menjadi pencetus parkinson.

Komentar Anda

Leave A Response