Scroll to Top

Jose Mourinho: Selalu Menang di Kandang Valencia

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 17 Nov 2011

Jose MourinhoAkhir pekan ini, Valencia siap menjajal kekuatan tangguh Real Madrid. Los Merengues yang berlaga tandang, pun siap memainkan tuah Jose Mourinho.

Real Madrid boleh saja sering sengsara jika bertandang ke Mestalla, kandang Valencia. Bahkan, pada musim 2008/2009, Los Merengues mesti menderita kekalahan 3-0.

Namun, hal itu tak berlaku bagi sang manajer, Jose Mourinho. Entah mengapa, Mou selalu memiliki tren positif saat mendatangi markas El Che. Entah sebagai pelatih Chelsea entah sebagai pengasuh Real Madrid.

Tuah Mestalla bagi Mourinho dimulai saat ia menangani The Blues. Musim 2006/2007, Chelsea bersua dengan Kelelawar di perempatfinal Liga Champions.

Setelah cuma bermain imbang 1-1 di Stamford Bridge, Andrii Shevchenko dkk. mendatangi Mestalla dengan wajah muram karena kekalahan hampir pasti membayang.

Nyatanya, gol Fernando Morientes pada babak pertama cuma menjadi hiburan sementara. Shevcenko dan Michael Essien membalikkan keadaan dan memulai kemenangan pertama Mou di kandang Valencia.

Musim berikutnya, kejadian serupa terulang. Bedanya, kali ini kedua klub berhadapan di penyisihan grup.

Valencia tak mampu berbuat banyak untuk kehilangan 3 poin di kandang sendiri. Mereka dihempaskan The Blues 1-2. Barulah di matchday 6, kala melawat ke Stamford Bridge, David Villa dkk. bisa memaksakan hasil imbang 0-0.

Tiga musim menangani Internazionale, Mou tidak bersua dengan Valencia. Pertemuan baru terjadi ketika Real Madrid mendapuknya sebagai pelatih.

The Special One pun langsung tancap gas. Sebelum bersua dengan Valencia di Mestalla, Mou sudah melanjutkan tradisi selalu menang di kandang El Che.

Partai final Copa del Rey yang membuatnya selalu mendapatkan gelar di musim pertama menangani klub di perantauan, digelar di stadion tersebut. Saat itu, Real Madrid menekuk Barcelona 1-0 lewat gol Cristiano Ronaldo.

Valencia 3-6 Real Madrid

Bulan April 2011, Mou kembali ke Valencia. Kali ini Kelelawar yang kehilangan David Villa, dilumat 3-6. Gonzalo Higuain mencetak hattrick, Kaka dua gol, dan satu sisanya dikemas Karim Benzema.

Bahkan, jauh-jauh hari sebelum melatih, ketika masih menjadi asisten Louis Van Gaal, Mou sudah menaklukkan Mestalla. Kala itu Barcelona memenangkan Copa del Rey dengan menaklukkan Real Mallorca pada drama adu penalti. Tempatnya? Jelas stadion Valencia ini.

Maka, apakah akhir pekan ini, tiga angka akan mendarat ke kubu Mourinho?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda