Scroll to Top

Pemain Jepang Pertama di Inter Milan Itu Resmi Menetap

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 13 Jun 2011

Masa depan Yuto Nagatomo di Internazionale semakin cerah. Seperti halnya Alessandro Matri yang akhirnya dikontrak permanen setelah dipinjam setengah musim, pemain Jepang ini dipastikan menjadi milik Internazionale. Nagatomo dibeli Inter dari Cesena, pemilik sebelumnya, dengan harga 5 juta Euro. Uniknya, perjalanan Nagatomo di Italia sedikit “aneh”.

Nagatomo memulai kariernya di klub Jepang, F.C. Tokyo sejak 2008. Dari prestasinya klub inilah Nagatomo mendapatkan jatah sebagai bek timnas Jepang. Kesempatan itu tidak disia-siakan Nagatomo. Ia berhasil membawa Jepang menapaki  babak 16 besar Piala Dunia 201o; menyamai rekor Jepang di Piala Dunia 2002 yang digelar di rumah sendiri.

Prestasi Nagatomo di Piala Dunia 2010 direspons baik oleh pelatih dan klub Eropa. Arsene Wenger memasukkannya dalam tim Piala Dunia XI versi sang pelatih Arsenal ini. Namun, tawaran yang sesungguhnya datang dari tim Italia, Cesena.

Cesena meminjam Nagatomo dari F.C. Tokyo pada awal musim 2010/2011. Pemain berusia 24 tahun ini langsung memberi kontribusi dengan tampil sebanyak 16 kali. Di tengah keberhasilannya di musim pertama, Nagatomo dipanggil Jepang untuk memperkuat timnas di Piala Asia 2011. Hasilnya fantastis, Jepang menjuarai Piala Asia.

Pada saat bersamaan, Cesena akhirnya membeli Nagatomo dari F.C. Tokyo. Namun, uniknya, sebelum Nagatomo bermain sebagai pemain permanen di Cesena, ia justru dipinjam oleh Internazionale. Di klub yang bermarkas di San Siro ini, Nagatomo mencatatkan rekor. Pertama, ia adalah pemain Jepang pertama yang bermain untuk Internazionale.

Kedua, ketika Internazionale sampai di babak perempat final Liga Champions musim 2010/2011, Nagatomo mencatatkan sebagai pemain Jepang pertama yang berlaga di ke perempat final Liga Champions. Uniknya, Nagatomo tidak memecahkan rekor ini sendirian.

Berbarengan dengan Nagatomo, ada Uchida Atsuto yang memecahkan rekor yang sama. Lebih heboh lagi, keduanya bersua di perempat final tersebut karena Internazionale memang berhadapan dengan Schalke 04, klub Uchida Atsuto. Kelak, Uchida Atsuto menjadi pemain Jepang pertama yang bermain di semifinal Liga Champions.

Sebagai pemain permanen, nyatanya Nagatomo pada akhirnya tidak pernah bermain untuk Cesena. Pada akhir musim, Internazionale mendapatkannya secara penuh. Semoga, musim depan, Nagatomo tidak perlu dipinjam klub lain lagi di Serie A dan memulai debut sebagai pemain permanen Internazionale.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda