Scroll to Top

Meski Bisa Dipermak, Tetap Saja Tidak Ada Bentuk Vagina “Ideal”

By Ilham Choirul / Published on Friday, 18 Nov 2011

labioplasties

Sebagian wanita merasa kebutuhannya soal kecantikan masih kurang. Berbagai cara ditempuh untuk memperbaiki tampilan fisik. Mulai dari pemakaian lipstik sampai ke berbagai merk kosmetik. Yang agak ekstrim adalah bedah plastik. Fungsinya adalah merekonstruksi beberapa bagian tubuh agar terlihat menarik.

Ada juga wanita yang kurang pede dengan tampilan organ intimnya. Sampai-sampai bedah plastik pun dilakukan di area vaginanya. Adalah labioplasties, sebuah prosedur bedah plastik yang merekonstruksi bentuk labio minora di vagina. Dengan bentuk yang “cantik” dinilai lebih mampu merangsang pasangan sehingga lebih percaya diri.

Ide “gila” memermak bagian vagina dipicu anggapan adanya bentuk vagina yang ideal. Bedah ini cukup diminati wanita di Inggris. Dalam lima tahun, permintaannya mencapai dua kali lipat. Salah satu pencetus maraknya labioplasties adalah kemunculan film The Perfect Vagina yang menyeritakan meningkatnya permintaan bedah ini. Dan, film porno ditengarai juga punya efek ke arah ini dengan menampilkan aktris wanita berkemakuan “indah”.

Namun yang perlu ditekankan, tidak ada bentuk ideal atas vagina. Setiap wanita memiliki bentuk dan ukuran vaginanya sendiri. Kepuasan seksual juga tidak ditentukan oleh bentuk vagina. Labioplasties — atau bahkan vaginoplasties — hanyalah sensasi dari wanita yang “rakus” dengan kemolekan tubuh. Mereka kehilangan percaya diri dengan fisiknya, atau mungkin terjebak dalam pemasaran industri kosmetik.

One thought on “Meski Bisa Dipermak, Tetap Saja Tidak Ada Bentuk Vagina “Ideal””

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda