Scroll to Top

Bayi Dalam Kandungan Kini Bisa Jadi Peserta BPJS Kesehatan

By Ilham Choirul / Published on Monday, 23 Mar 2015

bayi diperiksa

Bayi yang di dalam kandungan bisa didaftarkan menjadi peserta BPJS kesehatan. Kebijakan ini diambil pihak BPJS sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya risiko gangguan kesehatan yang mungkin dialami oleh bayi sejak dari kandungan. Janin yang punya risiko pada masa kehamilan kemungkinan mengalami gangguan kesehatan dan perlu ditangani secara khusus saat dia dilahirkan nantinya.

Dikutip dari laman Detik Health, kebijakan ini telah disampaikan Ditektur Utama BPJS Kesehatan, Fachmi Idris, melalui keterangan tertulis. BPJS Kesehatan akan memberikan klaim pada bayi di dalam kandungan yang telah menjadi peserta. Perlindungan sejak dini akan didapatkan oleh bayi tersebut selama menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Bayi dalam kandungan yang bisa menjadi peserta BPJS Kesehatan adalah yang keberadaannya nyata dengan ditemukannya denyut jantung bayi di dalam rahim. Sebagai bukti pendukung, orang tua diwajibkan menyertakan surat keterangan dari dokter untuk penyataan medis terkait keberadaan kandungan.

Saat mendaftar, orang tua juga mengisi formulir sesuai dengan identitas ibu bayi. Data Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk bayi disesuaikan dengan Kartu Keluarga (KK) orang tua dari bayi yang menjadi peserta mandiri. Untuk tanggal lahirnya bayi dalam kandungan, sementara ditulis sesuai tanggal saat didaftarkan.

Jika sudah terdaftar, data bayi mesti dilakukan perubahan identitas paling lambat tiga bulan setelah kelahiran. Perubahan data mencakup nama, tanggal lahir, dan NIK. Kalau sampai batas waktu tersebut tidak ada pembaruan data, bayi untuk sementara dihentikan pelayanan kesehatannya dan statusnya sebagai peserta tidak aktif.

Komentar Anda