Scroll to Top

Delapan Laga Tandang Berturut-Turut, Persibo Protes Jadwal LPI

By Fitra Firdaus / Published on Monday, 21 Nov 2011

Sebuah pertanyaan besar tertodong pada PT LPIS. Pertanyaan ini cukup simpel, tetapi menohok. Bisakah penyelenggara Liga Prima Indonesia ini membuat jadwal?

Persibo

Pertanyaan ini layak diajukan karena sekarang bisa jadi PT LPIS dijadikan bahan guyonan oleh “rekan sesama penyelenggara liga”, PT LI yang membentuk Liga Super Indonesia. Beberapa hari lalu, Persiba Bantul sempat protes karena menghadapi jadwal pertandingan yang cuma memiliki jeda sehari.

Kini, giliran Persibo Bojonegoro yang “meradang”. Awalnya, jadwal LPI terkesan santai. Persibo menghadapi dua laga tandang lebih dahulu, kemudian bermain di kandang dua kali berturut-turut hingga pekan keempat.

Masalah mengganjal ketika melihat jadwal pekan kelima hingga pekan keduabelas. Dalam delapan laga itu, Persibo terus-terusan melawat ke kandang lawan.

Tragedi 8 laga tandang diawali tur Kalimantan. Persibo akan menjajal kehebatan Marcus Bent di kandang Mitra Kukar pada 17 Desember. Kemudian, menghadapi juru kunci ISL musim lalu, Bontang FC pada 21 Desember.

Lepas dari Kalimantan, Persibo akan hijrah sementara menghadapi tur Jawa. Mereka diuji tuan rumah Persebaya pada 4 Januari. Kemudian, menghadapi Persija IPL di kandang lawan pada 7 Januari.

Setelah 4 laga tersebut, Persibo tak dijadwalkan bermain di laga home. Mereka melawat ke Sumatera, menghadapi PSMS pada 11 Januari dan Persiraja 3 hari kemudian.

Persibo akan kembali ke Jawa untuk menghadapi Persib pada 21 Januari dan Persiba Bantul pada 26 Januari.

Mereka baru bermain di kandang saat menjamu PSM Makassar pada 2 Februari. Artinya, selama 1,5 bulan Persibo  takkan bermain di Bojonegoro.

8 laga tandang ini memang terlihat ideal jika dilihat sekilas saja. Mengingat, Persibo tidak perlu bolak-balik dari sebuah pertandingan di Kalimantan kemudian pertandingan berikutnya di Jayapura.

Namun, bayangkan jika dalam 8 laga tandang, Persibo hancur total alias tanpa hasil seri sekalipun. Bukan rahasia lagi kalau tim-tim Indonesia hanya jago kandang. Mereka mungkin bisa memenangi 10 dari 11 laga kandang, tapi akan beruntung sekali jika mendapatkan 3 hasil seri dari 10 laga tandang.

Widyawan Ferryanto Kodrat, CEO Persibo, berjanji akan mempertanyakan jadwal tersebut. Sementara, asisten pelatih Wenderley Junior mengakui, delapan laga tandang tidak bagus bagi tim.

Jadi, akan ada perubahan lagikah PT LPIS?

One thought on “Delapan Laga Tandang Berturut-Turut, Persibo Protes Jadwal LPI”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda