Scroll to Top

Racing Santander 1-3 Malaga: Kebangkitan Sang Klub Kaya Baru

By Fitra Firdaus / Published on Tuesday, 22 Nov 2011

Pertengahan hingga akhir Oktober adalah masa tersuram bagi Malaga. Dihajar Levante 3-0, dibungkam Real Madrid di kandang sendiri 0-4, dan terakhir dipecundangi tim sekelas Rayo Vallecano 2-0.

Untuk sebuah tim yang berbelanja begitu banyak, termasuk mendatangkan Santi Cazorla seharga 21 juta Euro, hal ini adalah malapetaka. Pelatih brilian sekelas Manuel Pellegrini dipaksa terdiam menyaksikan hancurnya pasukan “tua” Malaga.

Santander vs Malaga 1-3 (1)

Namun, kini Pellegrini bisa tersenyum puas. November mendatangkan hujan yang mengguyur kekeringan Oktober Malaga. Sepanjang November, klub yang bermarkas di La Rosaleda, tak terkalahkan.

Terakhir, mereka sukses menekuk tim papan bawah, Racing Santander 1-3. Naiklah Ruud Van Nistelrooy dkk. kembali ke penerbangan tingkat tinggi.

Racing Santander sempat menggigit di awal babak pertama. Namun, Malaga memiliki kiper sehebat Willy Caballero. Ia baru saja terpilih sebagai kiper terbaik versi Castrol Edge bulan ini dan sangat layak mendapatkan gelar tersebut. Sepanjang laga, Caballero melakukan tiga penyelamatan penting.

Malaga mulai menemukan irama permainan setelah tertekan. Mengandalkan duet Rondon dan Sebastian Fernandez, kebuntuan pecah pada menit 42. Francisco Román Alarcón atau Isco, gelandang serang berusia 22 tahun, menyelesaikan umpan Rondon di kotak penalti.

Keunggulan Malaga bertambah di menit 65. Tandukan Joris Mathijsen dibelokkan oleh bek Santander, Alvaro Gonzales ke gawang sendiri.

Sempat memperkecil ketertinggalan melalui Adrian Gonzales, Santander dibuat tak nyaman. Pelakunya adalah striker gaek Ruud Van Nistelrooy.

Menggantikan Rondon, Van Nistelrooy mengirimkan umpan silang kepada Sebastian Fernandez. Tak perlu basa-basi, tendangan kaki kiri Fernandez menghunjam ke sudut atas gawang Tono. 1-3 di menit 89, Santander tak akan bisa melakukan apa pun.

Kemenangan ini membuat Malaga tak tersentuh kekalahan dalam 3 laga terakhir. Mereka menang 2 kali dan sekali seri. Senyuman Pellegrini pun dipastikan akan melebar lagi jika hasil ini bertahan hingga ujung Primera Division. Alamat, musim depan biaya pembelian pemain melesat drastis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda