Scroll to Top

Penggagas The Beatles Tutup Usia

By Aditya / Published on Tuesday, 22 Nov 2011

Siapa yang tidak kenal The Beatles? Grup musik fenomenal asal Liverpool, Inggris, ini disebut-sebut sebagai pengusung rock ‘n roll paling digdaya sepanjang masa dan menjadi inspirasi bagi grup-grup musik lainnya di seluruh belahan bumi. Kaum musikus di Indonesia pun tidak lepas dari pengaruh The Beatles. Mau bukti? Koes Plus yang sangat legendaris itu salah satunya. Bahkan, predikat ”The Beatles-nya Indonesia” pun disematkan kepada grup band yang lagu-lagunya masih kekal hingga kini tersebut.

the-beatles

Di balik gemerlap kesuksesan The Beatles yang digawangi oleh kuartet John Lennon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr, terdapat sosok yang berperan cukup besar. Orang itu tidak lain adalah Shelagh Delaney, salah satu tokoh penggagas The Beatles yang dibentuk pada 1960. Menurut kabar dari CBSNews yang dilansir nme.com, Delaney wafat hanya beberapa hari sebelum ulang tahunnya yang ke-72, setelah sekian lama berjuang melawan penyakit kanker yang menggerogoti kesehatannya.

Shelag Delaney adalah sosok penyumbang andil yang cukup sentral terhadap eksistensi The Beatles dan sejumlah grup musik terkenal lainnya. Para punggawa The Beatles sendiri sangat mengagumi karya-karya Delaney yang memang kondang sebagai seorang penulis naskah dan menghasilkan banyak mahakarya yang memukau.

Salah satu karya terbesar Delaney adalah naskah drama yang berjudul A Taste of Honey di mana para personil The Beatles merupakan penggemar berat naskah karya Delaney yang kemudian diangkat ke layar lebar ini. Konon, saking tergila-gilanya terhadap A Taste of Honey, John Lennon dan kawan-kawan sempat memerankan babak demi babak dalam naskah drama tersebut menurut versi mereka sendiri.

The Beatles tampaknya harus berterima kasih banyak kepada Shelag Delaney, karena berkat sang inspirator ini, mereka akhirnya sukses meninju langit-langit ketenaran. Lagu-lagu yang dipopulerkan oleh The Beatles dan kemudian menjadi deretan tembang abadi yang masih melegenda hingga kini, sedikit banyak juga terinspirasi dari pemikiran serta karya cipta Shelag Delaney.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda