Scroll to Top

Rumah Sakit Tolak Pasien BPJS Kesehatan Akan Kena Sanksi, Kata Jokowi

By Ilham Choirul / Published on Wednesday, 29 Apr 2015

pasien bpjs

Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara tegas akan menindak rumah sakit mana pun yang diketahui menolak pasien yang menjadi anggota BPJS Kesehatan. Sanksi ini keluar setelah terjadinya banyak kasus pasien yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan dari rumah sakit gara-gara memilih memanfaatkan kartu BPJS Kesehatannya.

“Nanti  akan ada sanksi yang diberikan kepada rumah sakit yang tidak mau melayani pasien BPJS. Dengan kewenangan Presiden akan membuat semua rumah sakit tersebut bekerja sama dengan BPJS,” kata Presiden Jokowi, seperti dikutip laman Republika.

Meski begitu, Jokowi memahami saat ada rumah sakit melakukan penolakan. Dia menilai sebagain rumah sakit tersebut dianggap belum paham dan jika sudah menerapkannya beberapa waktu akan mapan kondisinya.

“Awal-awal pasti seperti itu, tapi nanti kalau sudah enam bulan pasti mapan,” tutur Jokowi.

Jumlah rumah sakit swasta yang belum bekerja sama melakukan pelayanan terhadap pasien BPJS Kesehatan terbilang banyak. Kurang lebih sampai saat ini ada 600 rumah sakit swasta yang belum melayani BPJS. Total rumah sakit swasta di Indonesia sekitar 2.500 buah dan sebagaian besar telah menerima pasien BPJS Kesehatan.

Terkait dengan sanksi tersebut, nantinya rumah sakit swasta tidak diperkenankan menolak pasien terutama yang perlu tindakan gawat darurat. Rumah sakit mana pun yang tidak melayani pasien dengan kegawatan bisa diancam dengan pasal pidana.

Komentar Anda