Scroll to Top

BPJS Naikkan Iuran Mulai 1 Juli 2015?

By Aditya / Published on Tuesday, 12 May 2015

BPJS

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dikabarkan akan menaikkan nominal iuran yang harus disetor tiap bulannya mulai tanggal 1 Juli 2015 mendatang, khususnya untuk peserta Pekerja Penerima Upah (PPU). Iuran peserta BPJS untuk PPU yang semula 4,5 persen, akan naik menjadi 5 persen.

“Kenaikan iuran untuk peserta PPU ini berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2013 ayat 16C,” jelas Kepala Kantor Divisi Regional (Divre) II Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Benjamin Saut, beberapa waktu lalu.

“Di sana dikatakan bahwa mulai tanggal 1 Juli 2015 terjadi kenaikan potongan iuran bagi peserta PPU menjadi 5 persen dari sebelumnya 4,5 persen. Jadi, ada tambahan (kenaikan) iuran sebesar 0,5 persen dari sebelumnya,” lanjutnya.

Sementara itu, bagi peserta BPJS yang termasuk golongan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja (BP), diberikan perpanjangan masa tenggang pembayaran iuran dari 7 hari menjadi 14 hari kerja. Namun, BPJS baru bisa digunakan setelah peserta membayar uang iuran pertama. Menurut Benjamin Saut, aturan tersebut itu sesuai Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 1 Tahun 2015.

“Artinya, jaminan kesehatan hanya dapat diberikan setelah peserta melakukan pembayaran iuran pertama, iuran pertama dapat dilakukan paling cepat 14 hari kalender setelah nomor virtual account (VA) diterima,” beber Benjamin Saut.

“BPJS Kesehatan memberikan nomor VA setelah calon peserta mengisi DIP dan berkas kelengkapannya dan telah menandatangani pernyataan persetujuan untuk melakukan pembayaran iuran pertama melalui nomor VA paling cepat 14 hari kalender setelah nomor VA diterima,” pungkasnya.

 

Komentar Anda