Scroll to Top

Bosnia-Herzegovina: Negara Bekas Konflik Penakluk Raksasa Eropa

By Fitra Firdaus / Published on Wednesday, 15 Jun 2011

Sepanjang kualifikasi Euro 2012 bulan Juni ini, kita dibuat tercengang dengan rekor 100% menang yang dimiliki Jerman, Belanda, dan Spanyol. Kejutan yang terjadi mungkin hanya ditahannya Inggris di kandang sendiri oleh Swiss 2-2.

Namun, tidak ada salahnya kita melihat Bosnia-Herzegovina. Negara ini berada di Grup D bersama Prancis, Belarusia, Rumania, Albania, dan Luksemburg.  Sementara ini Bosnia-Herzegovina duduk di peringkat 3 klasemen dengan poin 10 dari 6 pertandingan; terpaut dua angka dari Belarusia yang sudah bermain 7 kali.

Melihat pertandingan sisa, rasanya hanya Prancis di pertandingan terakhir (11 Oktober 2011) yang akan menjadi ganjalan negara bekas konflik ini. Selebihnya, mereka akan bermain di kandang kala bersua Luksemburg (yang 99% akan dimenangkan mereka). Mereka akan berhadapan dengan Belarusia di kandang lawan dan kandang sendiri, yang menjadi titik kunci perjalanan Bosnia-Herzegovina.

Prestasi Bosnia-Herzegovina di tingkat Eropa memang tidak terlalu cemerlang. Sejak bergabung ke UEFA pada 1998, mereka belum pernah lolos dari babak kualifikasi. Namun, mereka senantiasa menjadi ancaman negara-negara lain.

Ambil contoh, pada kualifikasi Piala Dunia 2010 kemarin. Nyatanya, Bosnia-Herzegovina bisa melangkah hingga babak play-off, babak terakhir menuju Afrika Selatan. Sayang, mereka kalah dari Portugal di kandang dan tandang dengan skor kembar 0-1.

Sebenarnya, jika dilihat dari skuad timnas, Bosnia-Herzegovina boleh berbangga. Para pemain timnas mereka “diekspor” ke liga-liga tertinggi Eropa seperti Serie-A, Premier League, Bundesliga (Liga Jerman), dan Ligue-1 (Liga Prancis). Kita tentu mengenal sosok Edin Dzeko, matan striker produktif Wolfsburg yang sekarang memperkuat Manchester City. Ada pula striker gaek Zlatan Muslimovic yang sempat memperkuat beberapa klub di Serie-A.

Mengingat sekarang Bosnia berpeluang menjadi runner-up grup setelah Prancis, bukan tidak mungkin mereka bisa masuk ke babak play-off ke Euro 2012 dan mencatatkan rekor untuk pertama kalinya masuk Euro.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda