Scroll to Top

Lima Pemain Timnas Polandia “Bersengketa” dalam Laga Arsenal-Borussia Dortmund

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 24 Nov 2011

Robert-Lewandowski-Lukasz-Piszczek

Ketika sepakbola menjadi industri, banyak pemain dari negara-negara kecil, merantau ke liga-liga besar dunia. Harapan menjadi superstarlah yang membuat mereka meninggalkan liga kampung halaman yang sepi sponsor.

Ada kalanya, dua pemain dari negara yang sama beradu di lapangan karena mewakili dua klub berbeda. Hal ini biasa saja. Namun, ketika ada lima pemain tim nasional sebuah negara yang berlaga di lapangan dengan dua tim berbeda, rasanya unik juga.

Demikianlah yang terjadi dalam laga Arsenal kontra Borussia Dortmund tadi pagi. Ada lima pemain timnas Polandia yang merumput untuk kedua tim. Dua di Arsenal, dan tiga di Dortmund. Sayang, meskipun kelimanya masuk dalam pemain yang dipanggil dalam laga tersebut, cuma tiga yang bisa beraksi di lapangan.

Sejak Arsene Wenger datang, Arsenal memang melupakan batas negara untuk merekrut pemain-pemain muda dari seluruh dunia. Sesuai dengan prinsip petinggi klub, yang penting pekerjakanlah anak-anak “bau kencur” yang mau dibayar murah demi menyehatkan keuangan klub.

Maka, wajar jika ada nama Wojciech Szczęsny (21 tahun) dan Łukasz Fabiański (26 tahun). Dua kiper muda ini adalah tulang punggung timnas senior Polandia.

Szczesny sudah tampil 7 kali di bawah mistar Elang Putih, julukan Polandia. Sementara, Fabianski sudah 20 kali memperkuat Polandia di lapangan. Bedanya, Szczesny belakangan menjadi pilihan utama menyusul keberhasilannya melewati Fabianski di tingkat klub.

Sementara itu, di barisan Borussia Dortmund, ada tiga pemain yang berasal dari tiga posisi.

Pertama, Lukasz Piszczek yang berposisi sebagai bek. Kedua, Jakub Błaszczykowski sang kapten yang berperan sebagai gelandang. Terakhir, sang penyerang muda yang naik daun, Robert Lewandowski di posisi penyerang.

Piszczek dan Lewandowski tampil di lapangan. Sementara, Błaszczykowski harus duduk di bangku cadangan dan tak bisa melihat kedua rekannya bahu-membahu menjebol gawang si junior Szczesny.

Sebaliknya, di Arsenal, Fabianski pun hanya termenung melihat mantan deputinya bertemu sesama rekan Polandia di lapangan.

szczesny_lewandowski

Hasil akhir, 2-1 untuk kemenangan Arsenal. Dari kelima orang Polandia yang hadir di Emirates Stadium malam itu, barangkali cuma Szczesny yang tertawa lebar.

Fabianski, meskipun timnya lolos ke babak 16 besar, tentu tak terlalu senang kecuali bisa menghentikan tembakan Lewandowski. Tiga rekan Polandia di Dortmund, pasti kecewa setengah mati karena tim mereka sekarang ada di dasar klasemen.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda