Scroll to Top

Irisan Otak Einstein Dipamerkan Di Museum Muetter

By Oktavianus Arthadiputra / Published on Friday, 25 Nov 2011

einstein-brain

Fisikawan ternama di dunia, Albert Einstein, memang sudah meninggal tahun 1955 lalu. Namun, tidak semua organ tubuhnya sudah terurai habis dalam tanah. Irisan-irisan kecil bagian dari otak manusia pintar itu masih ada hingga kini.

Irisan otak Einstein itu disimpan di Muetter, museum dan perpustakaan sejarah medis yang terletak di Philadelphia. Sebanyak 46 irisan ultra tipis otak Einstein dipajang di satu sudut ruang pameran dalam bangunan Muetter.

Orang yang pertama kali memiliki irisan otak penemu hukum relativitas itu adalah Dr. Thomas Harvey. Ia memperoleh irisan otak tersebut setelah melakukan otopsi jenazah, saat melakukan prosedural tindakan medis biasa untuk melihat peyebab kematian Einstein.

Sebagaimana diketahui, otak Einstein ini juga pernah dijadikan bahan penelitian untuk melihat kaitan antara kepintaran yang dimiliki dan sindrom asperger yang dideritanya. Sindrom asperger adalah sebuah kondisi yang berhubungan dengan penyakit autis.

Irisan otak yang tidak pernah dikembalikan oleh Dr. Thomas Harvey itu sudah berpindah tangan beberapa kali. Pemilik terakhir irisan otak Einstein adalah Dr. Lucy Rorke-Adams, seorang doctor senior neuropatologis Rumah Sakit Anak di Philadelphia.

“Saya telah melihat otak manusia lebih dari 50 tahun. Saya melihat struktur otak anak muda, paruh baya, dan orang tua. Struktur otak Einstein seperti yang dimiliki pada anak muda. Sangat luar biasa. Otak tersebut tidak menunjukkan perubahan yang berkaitan dengan usia,” ujar Dr. Lucy Rorke-Adams.

Akhirnya, Lucy Rorke-Adams menyumbangkan irisan otak Einstein itu ke museum. Benda-benda yang tersimpan di Museum Muetter antara lain tumor milik Presiden Glover Cleveland, dan jaringan leher John Wilkes Booth yang dikenal sebagai pembunuh Presiden Abraham Lincoln.

Kurator museum, Anna Dhody, mengatakan bahwa suatu keuntungan tersendiri memiliki irisan otak Einstein untuk dipamerkan kepada pengunjung museum.

“Dia (Einstein) adalah seorang individu yang unik. Kita (museum) berharap bisa menampilkan irisan otak Einstein kepada pengunjung, untuk memperlihatkan fisiologi dan struktur otak,” katanya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda