Scroll to Top

Korsel Ciptakan Robot Penjaga Narapidana

By Oktavianus Arthadiputra / Published on Friday, 25 Nov 2011

Robot Penjara KoreaPekerjaan manusia akan semakin dipermudah dengan bantuan robot. Penemuan-penemuan baru akan robot, selalu dilakukan oleh para ilmuwan, agar robot bisa ditempatkan dimana saja. Termasuk, berkerja di lembaga pemasyarakatan (Lapas).

Inovasi baru mengenai robot penjaga narapidana di lapas, akan segera dilakukan di Negara Korea Selatan. Ternyata, tidak hanya boys band dan girls band yang diminati seantero dunia musik. Korean wave juga merambah untuk dunia robot.

Memiliki tinggi sekitar 150 sentimeter, robot penjaga lapas ini berjalan menggunakan roda. Robot akan menjalani masa tugas percobaan di lapas kota Pohang, di bagian tenggara Seoul, pada Maret 2012. Dikabarkan, jika masa percobaan selama sebulan itu berhasil, robot penjaga akan terus melaksanakan tugasnya.

Tugas robot penjaga lapas lebih banyak dilakukan pada malam hari. Robot akan berpatroli di sekitar lapas, untuk melihat perilaku para narapidana yang mencurigakan. Sensor yang terdapat pada robot akan mempelajari kondisi sel tubuh narapidana, dan hasil sensor akan dilaporkan ke petugas lapas yang bertanggungjawab saat itu.

Robot penjaga lapas ini merupakan hasil karya sekelompok ilmuwan di Korea Selatan. Biaya yang digunakan para ilmuwan untuk membuat robot ini adalah 1 Milyar Won atau 850 ribu USD (sekitar 7,7 Milyar Rupiah). Dana tersebut diperoleh berkat kerjasama para ilmuwan dengan Kementrian Kehakiman Negara.

Pemimpin proyek robot penjaga lapas, Profesor Lee Baik-chul dari Universitas Kyonggi, mengatakan robot akan mengurangi pekerjaan para petugas lapas saat shift malam.

“Tidak seperti monitor CCTV yang ada di ruang tahanan, robot diprogram untuk menganalisis berbagai kegiatan para narapidana di penjara dan mengidentifikasi perilaku abnormal mereka,” katanya.

Keberadaan robot penjaga lapas ini dapat menjadi ancaman para narapidana yang ‘nakal’. Semua gerak-gerik narapidana akan terpantau. Agar narapidana tidak bisa kabur dan melakukan tindakan yang dilarang di penjara.

Meski bertugas untuk memantau situasi yang terjadi di dalam penjara, robot penjaga lapas ini tidak dilengkapi dengan senjata. Keberadaan robot lebih ditekankan pada tugas untuk mengawasi semua gerak-gerik yang mencurigakan, melihat apakah seorang narapidana berada dalam situasi yang mengancam jiwa, ataupun narapidana sedang sakit.

“Kita membuat robot khusus agar mereka (robot) terlihat lebih manusiawi dan ramah,” ujar Lee Baik-chul.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda