Scroll to Top

Sempat Terlilit Utang, Rayo Vallecano Siap Menembus Europa League

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 26 Nov 2011

Rayo Vallecano

Jarak stadion mereka cuma lima kilometer dari Santiago Bernabeu, markas klub terkaya dunia bernama Real Madrid. Namun, musim lalu, Rayo Vallecano sedemikian miskinnya sehingga sempat tidak bisa menggaji para pemain.

Ajaib, Rayo Vallecano justru lolos ke Primera Division setelah absen delapan musim. Sedikit demi sedikit, ketenangan finansial pun mulai menggelayuti klub tersebut.

Rayo adalah klub terburuk di kota Madrid dalam kompetisi Primera Division. Dari segi keuangan, mereka tak ada apa-apanya dari dua klub besar, Real Madrid dan Atletico Madrid. Dari segi pemain, meskipun Atletico sangat hobi menjual bintang, nyatanya kualitas Rayo tetap di bawah Los Indios.

Dari segi prestasi, Rayo pun kalah jauh dari Real Madrid. Los Blancos memenangi 10 dari 12 laga. Sementara, Rayo cuma mencatat  4 kali menang, 4 kali seri, dan 4 kali pula kalah.

Meski tak bisa bersaing dengan pasukan Jose Mourinho, Rayo masih bisa bertarung ketat dengan Atletico. Bahkan, mungkin saja klub yang berdiri pada 1924 ini menerobos ke Europa League.

Pasalnya, meski tergencet di peringkat 10, Rayo saat ini cuma berbeda 2 poin dari peringkat 6, Sevilla —posisi terakhir yang otomatis lolos ke Europa League—.

Akhir pekan ini, Rayo Vallecano akan menjamu salah satu lawan tertangguh, Valencia. Setidaknya, jika mampu memetik 3 angka, Rayo akan menggeser Sevilla dari peringkat enam dalam beberapa belas jam. Mengingat, Atletico yang juga berpeluang untuk menyodok Sevilla, akan mendatangi Real Madrid.

Dalam delapan pertemuan terakhir mereka di liga, Rayo cuma sekali menang. Selebihnya, mereka menjadi bulan-bulanan klub berlambang kelelawar tersebut.

Pertemuan terakhir kedua klub terjadi pada musim 2002/2003. Kala itu, Valencia menekuk Rayo 0-4 di Campo de Fútbol de Vallecas, tempat yang sama dengan laga kali ini.

Namun, Rayo memiliki trend positif di kandang. Mereka mencatat 2 kemenangan dalam 2 laga terakhir. Yaitu, menikam klub kaya baru, Malaga 2-0, plus menghancurkan Real Sociedad 4-0.

Satu pemain kunci Valencia, Roberto Soldado, wajib dijaga mati-matian oleh bek Rayo. Soldado tercatat sebagai penyerang Spanyol paling subur musim ini.

Ia mampu mengalahkan Fernando Llorente (Athletic Bilbao) dan David Villa (Barcelona) dalam urusan membobol gawang lawan. Terakhir, menghadapi Genk di Liga Champions, Soldado memborong hattrick untuk kemenangan 7-0.

Valencia sendiri berkepentingan untuk menang dalam laga ini. Setidaknya, Kelelawar Mestalla ingin berkata kepada dunia, Liga Spanyol tidak hanya milik Barcelona dan Real Madrid. Saat ini, Valencia tertinggal 7 angka dari sang pemuncak, Real Madrid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda