Scroll to Top

PSSI Meminta Kepolisian Tidak Memberi Izin Laga Indonesian Super League

By Fitra Firdaus / Published on Saturday, 26 Nov 2011

Dua dari tiga partai Indonesian Premier League Sabtu ini dipastikan lenyap. Pasalnya, Persipura, Mitra Kukar, dan Persib memilih untuk pergi dari kompetisi resmi PSSI tersebut. Alasannya sama, mereka menilai Liga Super Indonesia lebih profesional.

Polisi Indonesian Super League

Namun, ketiga tim yang bergabung dengan 15 klub lain di ISL, tidak bisa bersenang terlalu panjang.

PSSI tiga pekan lalu sudah mengirimkan surat kepada Polri untuk tidak mengizinkan gelaran lain selain kompetisi yang dinaungi oleh PSSI dan PT Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS).

Dalam surat tersebut, PSSI membeberkan fakta bahwa mereka hanya memberikan mandat kepada PT LPIS. Konsekuensinya, PSSI cuma mengakui Indonesian Premier League, bukan ISL.

PSSI juga menyodorkan kenyataan bahwa izin PT LI untuk menyelenggarakan kompetisi sudah dicabut.

PT LI sendiri berkeras untuk menggelar Indonesian Super League. Bahkan, setelah mendapatkan 18 klub dalam kompetisi mereka, PT LI masih saja memburu klub-klub lain yang ada di IPL.

“Korban” berikutnya, peserta ke-19 Indonesian Super League, mungkin saja Persijap. Klub asal Jepara ini diklaim oleh Djoko Driyono berminat untuk tampil di ISL.

Namun, jika Polri tidak mengizinkan, apakah PT LI akan menggelar kompetisi di Planet Mars? Mengingat, surat yang dilayangkan PSSI bukanlah surat untuk memohon konfirmasi dari kepolisian. Surat tersebut adalah surat pemberitahuan bahwa Polri (semestinya) hanya memberi izin kompetisi yang resmi di bawah PSSI.

Kita layak menunggu kick-off perdana ISL pada 1 Desember mendatang. Di sana akan terlihat, apakah Polri akan terseret dalam konflik PSSI vs klub atau tidak.

2 thoughts on “PSSI Meminta Kepolisian Tidak Memberi Izin Laga Indonesian Super League”

  1. sbenarnya yg bkin masalah tu org2PSSI dlu LPI/IPL yg gk resmi, skrang giliran ISL jg mau bkin kompetisi lg d jdikan gk resmi… ya klo mau maju PSSI yg skrg ngaca dulu ja… buat mr djohar tlg lh d fikirin lg…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda