Scroll to Top

Ciri Payudara “Palsu” Hasil Implan

By Ilham Choirul / Published on Saturday, 26 Nov 2011

implan payudara

Banyak wanita tergila-gila dengan payudara besar nan indah. Payudara model  melon dianggap punya daya tarik “magis” untuk memikat mata pria. Di bagian ini pula biasanya yang menjadi daya tarik seksual. Selain itu, anggapan payudara besar mampu memuaskan pasangan, telah meracuni wanita untuk melakukan operasi plastik demi ukuran lebih besar.

Di Amerika, sudah ada hampir 300 ribu wanita yang melakukan operasi pembesaran payudara tahun lalu. Meski  di Indonesia pelakunya belum terlalu banyak, namun permintaan implan payudara juga mengalami tren peningkatan.

Tahukah Anda? Banyak pria yang sebenarnya justru lebih menyukai payudara alami. Ada anggapan payudara implan tidak menggambarkan pribadi wanita yang sesuai aslinya. Maka dari itu, buat Anda para pria yang tidak menyukai wanita berpayudara “palsu”, ada ciri yang bisa dikenali. Ciri ini dikemukakan Norman Rowe, seorang ahli bedah.

  • Jarak dua payudara rapat. Payudara yang diimplan biasanya punya jarak yang sangat dekat antara keduanya. Umumnya, payudara normal berjarak 7 centimeter.
  • Lebih tinggi dari ketiak. Kalau Anda mendapati wanita dengan payudara yang letaknya lebih tinggi dari ketiaknya, patut dicurigai sudah melakukan implan. Karena, payudara normal posisinya sejajar dengan ketiak.
  • Berbentuk bulat sempurna. Barangkali sangat jarang wanita yang punya bentuk payudara bulat sempurna layaknya buah melon. Karena, umumnya bentuk payudara itu menyerupai pepaya atau alpukat. Jadi kemungkinan besar payudara bentuk bulat adalah hasil implan.
  • Ada suara dari payudara. Pengecekannya butuh tempat yang sunyi. Implan yang tidak sempurna menutup ke rongga dada, akan menimbulkan suara akibat adanya udara yang turut masuk saat dilakukan implan.
  • Ada bekas luka. Sudah pasti memasukkan implan ada bagian payudara yang sedikit disayat. Payudara hasil implan meninggalkan beberapa jejak luka di bawah payudara, dekat ketiak, dekat puting, atau di atas pusar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda