Scroll to Top

Antonio di Natale: Top Skorer di Usia Tua

By Fitra Firdaus / Published on Thursday, 16 Jun 2011

Beberapa musim lalu, musim 2002/2003, Antonio di Natale sempat menyentak perhatian. Pemain kelahiran 13 Oktober 1977 ini, meski hanya memperkuat Empoli, klub papan bawah di Serie-A, mampu memberikan kontribusi luar biasa. Tercatat dari 159 penampilan bersama Empoli, Di Natale mengemas 48 gol.

Prestasi Di Natale di tingkat klub membawanya dipanggil pelatih Italia saat itu, Giovanni Trapattoni kala Azzurri melawan Turki.

Pada musim 2003/2004, Empoli terdegradasi. Barulah Di Natale hijrah. Klub yang dipilihnya bukanlah klub besar, melainkan klub papan tengah, Udinese. Di sinilah kelak Di Natale memperoleh banyak pujian. Ia mengangkat Udinese mencapai Liga Champions pada musim 2005/2006 setelah musim sebelumnya klub yang bermarkas di Friulli ini duduk di peringkat 4.

Prestasi yang sama diulanginya musim ini. Meskipun Udinese mendapatkan nilai yang sama dengan peringkat lima, Lazio, Udinese unggul head to head sehingga berhasil masuk ke liga tertinggi antarklub Eropa tersebut.

Yang paling menarik, tentu produktivitas Di Natale. Pemain yang sering meniru gaya aeroplane-nya Vicenzo Montella kala mencetak gol ini, semakin tua semakin menjadi. Dalam dua musim terakhir, Di Natale menyandang gelar top skorer (capocanonieri) Serie-A. Musim 2009/2010 ia mengemas 29 gol. Musim 2010/2011 yang baru berakhir Di Natale kembali menjadi raja gol Serie-A di usianya yang 33 tahun. Memang Di Natale tidak setua Dario Hubner  kala menjadi top skorer. Namun, Di Natale senantiasa menjadi kartu truf Udinese dalam setiap pertandingan, tanpa mengecualikan peran pemain lain seperti Alexis Sanchez.

Musim depan, Udinese akan bermain di Liga Champions. Jika mereka lolos dari babak kualifikasi dan masuk ke babak 32 besar (grup), bukan tidak mungkin energi Di Natale dan kawan-kawan akan terkuras di liga domestik dan liga Eropa. Dengan keadaan demikian, apakah Toto, demikian ia biasa disapa, akan mampu memborong top skorer Serie-A untuk ketiga kalinya berturut-turut?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda