Scroll to Top

Aturan Menyeterika pada Beberapa Busana

By Ilham Choirul / Published on Thursday, 01 Dec 2011

Sebagian kain pakaian akan tampak lusuh dikenakan jika tidak disterika terlebih dulu. Apalagi yang berbahan katun murni, sehabis dicuci biasanya bentuknya tidak beraturan. Kalau nekat dikenakan tanpa diseterika, bisa membuat penampilan kurang “menggigit”.

menyetrika

Beberapa busana atau kain lain yang Anda miliki mungkin juga perlu perhatian khusus saat diseterika. Kalau Anda memperhatikan aturannya, maka properti Anda mampu tahan lama untuk dikenakan. Apa saja aturan itu? Yuk disimak.

  • Seterikalah dari bagian dalam jika busana Anda terbuat dari kain beludru. Pastikan menyeterika dalam keadaan kering. Kalau basah, misalnya kehujanan, segera keringkan pakai hair dryer kekuatan penuh, agar cepat kering. Karena, kalau Anda biarkan kering sendiri, serabutnya yang banyak itu bisa saling menempel.
  • Busana Anda yang berpayet sebaiknya tidak kena seterika secara langsung. Itu dapat membuatnya rusak. Lapisi dulu dengan kain di atasnya dan baru diseterika dengan lembut. Selain itu, hindari menyeterika busana ini dengan menekannya keras.
  • Kain yang digunakan untuk serbet atau taplak makan – biasanya dari bahan damask —  sebaiknya diseterika di bagian depan untuk menimbulkan efek berkilau.
  • Kalau baju Anda berbahan katun dan linen, seterikalah menurut arah serat kain pada baju itu. Mungkin vertikal atau horisontal. Kalau ada lipatan kusut yang sulit diluruskan, perciki pakai air es di lipatan itu baru kemudian diseterika. Cara ini ampuh untuk menghaluskan kembali kain yang kusut parah.
  • Untuk busana yang punya gaya berlipit, gunakan jepitan untuk ditempatan pada setiap lipitan. Seterika satu per satu bagian dalamnya, baru kemudian diseterika bagian luarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Komentar Anda